SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berencana memperluas program beasiswa pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Kali ini, bantuan pendidikan tersebut diharapkan tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga anak-anak santri dan yatim piatu.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade, mengatakan, perhatian terhadap dunia pendidikan, baik pendidikan umum maupun keagamaan, menjadi salah satu hal yang akan diperjuangkannya bersama pemerintah daerah.
Program tersebut, kata Jaro Ade, sejalan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto dalam menghadirkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat.
“Saya berpikir bahwa ini akan kami perjuangkan. Pertama, bagaimana perhatian terhadap dunia pendidikan, pendidikan umum maupun pendidikan agama. Salah satunya kita termotivasi oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto bagaimana membangun Sekolah Rakyat, yang diperuntukkan bagi orang-orang tidak mampu tetapi ingin belajar,” kata Jaro Ade, Rabu (4/11/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Bogor bersama dukungan DPRD saat ini telah menggulirkan program beasiswa sarjana untuk setiap desa. Ke depan, program serupa diharapkan dapat diperluas untuk membantu kebutuhan pendidikan para santri.
Jaro Ade menilai, bantuan beasiswa bagi santri sangat penting, terutama bagi mereka yang menimba ilmu di pondok pesantren salafiyah dengan fasilitas sederhana.
Bahkan, kata Jaro Ade, bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan belajar, seperti membeli kitab-kitab yang menjadi pegangan para santri dalam menuntut ilmu agama.
“Anak-anak santri ada beasiswa, apalagi yang pesantrennya nanti di pondok pesantren salafiyah, yang pesantrennya dari bambu, dari kayu. Itu kan biasa ciri khas santri-santri kampung. Nah, begitu mereka butuh untuk membeli kitab, ada beasiswa,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap program beasiswa tersebut nantinya dapat memprioritaskan anak-anak yatim yang memiliki semangat belajar, tetapi terkendala keterbatasan ekonomi.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, Jaro Ade berharap mendapat dukungan dari Bupati Bogor Rudy Susmanto dan DPRD Kabupaten Bogor.
“Mudah-mudahan mendapat dukungan dari Pak Bupati maupun DPRD. Karena menurut saya, tidak besar anggaran yang kita sisihkan demi memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan,” pungkasnya.
(Penulis: Pandu Maulana)







