SuaraBotim.Com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS, Achmad Fathoni, menyoroti kondisi memprihatinkan tiga ruang kelas di SDN Klapanunggal 02 yang penuh debu dan membahayakan kesehatan siswa.
“Anak-anak setiap hari menghirup debu, ini berisiko bagi kesehatan dan masa depan mereka. Menurut saya ini masuk kategori prioritas, bahkan darurat,” tegas Fathoni saat meninjau sekolah, Senin (1/9/2025).
Fathoni menjelaskan pihak sekolah sudah dua kali mengajukan lewat Musrenbang desa, namun belum mendapat alokasi anggaran.
“Di sinilah peran kami di DPRD. Saya minta Bu Kepsek membuat proposal formal, ditembuskan ke distrik dan DPRD, agar ada dasar kuat untuk kami bawa ke rapat dengan dinas sarpras,” jelasnya.
Selain ruang kelas, pagar sekolah juga disebut sebagai kebutuhan mendesak. “Pagar ini pengaman, apalagi sempat ada kasus kehilangan motor orang tua murid. Ini bisa masuk penanganan cepat karena biayanya tidak terlalu besar,” ujar Fathoni.
Ia menegaskan akan membawa hasil kunjungan ini ke pembahasan anggaran perubahan. “Perubahan tahun ini belum ditetapkan, masih ada peluang mengusulkan tambahan yang sifatnya mendesak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN Klapanunggal 02, Ruisah Zunaida, menegaskan kebutuhan paling mendesak sekolah adalah perbaikan ruang kelas dan pembangunan pagar.
“Kelas ngebul, debunya sangat mengganggu kesehatan anak. Ada tiga ruang yang kondisinya parah. Kalau pagar, itu penting untuk pengaman, karena kemarin sempat ada kehilangan motor orang tua murid,” ungkapnya.
Arsyit Syarifudin







