Monday, June 22, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Operasional Tambang Lumpuh, Ribuan Karyawan Terancam PHK Massal

by Arsyit Syarifudin
January 14, 2026
in Suara Bogor
0
Operasional Tambang Lumpuh, Ribuan Karyawan Terancam PHK Massal

Sekretaris Jenderal Badan Pimpinan Nasional Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI), Bisma Muhammad Normansyah sebut ribuan karyawan tambang terancam PHK massal usai diberhentikan operasional tambang. (Foto: Pandu)

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Penghentian sementara operasional tambang oleh Gubernur Jawa Barat di wilayah Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang (CRP) dinilai menjadi beban berat bagi para pengusaha tambang.

Pasalnya, selama empat bulan terakhir aktivitas pertambangan tidak berjalan, sementara kewajiban perusahaan terhadap karyawan tetap harus terus dipenuhi.

READ ALSO

BPBD Siaga Hadapi Kekeringan, Puncak Kemarau Diprediksi Agustus-September 2026

‎203 Warga Desa Sukajaya Jonggol Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air ‎

Sekretaris Jenderal Badan Pimpinan Nasional Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI), Bisma Muhammad Normansyah, mengungkapkan bahwa tanggung jawab perusahaan terhadap tenaga kerja tetap tidak pernah berhenti, meskipun tambang tidak beroperasi.

“Yang jelas, tanggung jawab perusahaan adalah kepada tenaga kerja yang terikat dengan kami, khususnya karyawan tetap. Mereka masih kami gaji meskipun tambang tidak beroperasi,” ujar Bisma kepada SuaraBotim.Com, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, kondisi ini telah menekan keuangan perusahaan secara signifikan. Selama empat bulan tanpa pemasukan, beban operasional dan biaya overhead terus berjalan.

Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan terkait pembukaan kembali operasional tambang, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) massal tidak dapat dihindari.

“Kalau bulan ini tidak ada kejelasan, sangat mungkin terjadi PHK massal. Mayoritas dari kami sudah sangat terbebani dengan overhead yang terus berjalan, sementara pendapatan nihil,” tegasnya.

Bisma menyebutkan, jumlah tenaga kerja yang terdampak tidak sedikit. Ribuan karyawan tetap masih tercatat aktif dan menjadi tanggung jawab perusahaan tambang di wilayah CRP.

“Jumlah tenaga kerja yang terikat itu ribuan, di atas seribu orang,” ungkapnya.

Namun, Bisma menjelaskan, persoalan pengupahan itu kebijakan masing-masing perusahaan dan berbeda-beda. Ada perusahaan yang hanya mampu membayar gaji pokok, namun ada pula yang masih memberikan tunjangan tertentu sesuai kemampuan masing-masing.

“Soal gaji, treatment tiap perusahaan berbeda. Kami tidak bisa menggeneralisasi karena kondisi setiap pemilik tambang dan karyawannya juga berbeda,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bisma menyampaikan, pihaknya memilih menempuh jalur musyawarah atau islah terlebih dahulu dibandingkan membawa persoalan ini ke ranah hukum.

“Kami mencoba jalan islah dulu. Kalau sampai ke ranah hukum, itu akan menguras energi, moral, dan biaya. Sementara overhead sudah terus keluar dan pendapatan tidak ada,” katanya.

Ia juga menekankan, dampak penghentian tambang tidak hanya dirasakan oleh perusahaan, tetapi juga oleh keluarga karyawan dan masyarakat sekitar yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas tambang.

“Ini bukan hanya soal perusahaan, tapi ada keluarga karyawan yang harus kami pikirkan. Alhamdulillah, Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati sangat memahami kondisi ini dan bersedia bersama-sama memohon kepada Pak Gubernur agar operasional tambang bisa dibuka kembali,” terangnya.

Terlebih, Bisma mengaku belum mengetahui secara pasti soal adanya bantuan sosial dari Pemprov Jabar selama masa penghentian operasional . Ia memastikan bahwa karyawan tambang selama ini sepenuhnya dibiayai oleh perusahaan.

“Kalau karyawan kami murni dari perusahaan. Kalau masyarakat sekitar yang mungkin mendapat santunan atau kompensasi dari Pemprov, kami kurang paham detailnya,” pungkasnya.

(Pandu)

Tags: ATBIBerita Bogor Hari Ini.Bey MachmudinCigudegParung PanjangPemkab BogorPHK MassalRumpinTambang Bogor

Related Posts

BPBD Siaga Hadapi Kekeringan, Puncak Kemarau Diprediksi Agustus-September 2026
Suara Bogor

BPBD Siaga Hadapi Kekeringan, Puncak Kemarau Diprediksi Agustus-September 2026

June 21, 2026
‎203 Warga Desa Sukajaya Jonggol Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air ‎
Suara Bogor

‎203 Warga Desa Sukajaya Jonggol Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air ‎

June 21, 2026
‎Antisipasi Kekeringan, Pemkab Bogor Fokuskan Normalisasi Saluran Irigasi
Suara Bogor

‎Antisipasi Kekeringan, Pemkab Bogor Fokuskan Normalisasi Saluran Irigasi

June 21, 2026
Pembangunan Lapangan Padel di Cileungsi Disorot, Komisi III Minta Aktivitas Dihentikan Sementara
Suara Bogor

Pembangunan Lapangan Padel di Cileungsi Disorot, Komisi III Minta Aktivitas Dihentikan Sementara

June 20, 2026
‎Dinsos Kabupaten Bogor Apresiasi LKBB Karang Taruna Cileungsi
Suara Bogor

‎Dinsos Kabupaten Bogor Apresiasi LKBB Karang Taruna Cileungsi

June 20, 2026
Karang Taruna Gelar Cileungsi Beraksi Open 2026, Gaungkan Semangat HJB ke-544 dan Perangi Narkoba
Suara Bogor

Karang Taruna Gelar Cileungsi Beraksi Open 2026, Gaungkan Semangat HJB ke-544 dan Perangi Narkoba

June 20, 2026
Next Post
KKP Gagalkan Masuknya Hampir 100 Ton Ikan Salem Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok

KKP Gagalkan Masuknya Hampir 100 Ton Ikan Salem Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Suara dari Beranda NKRI: Pemuda Tanimbar Dukung Penuh Ground Breaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela
  • BPBD Siaga Hadapi Kekeringan, Puncak Kemarau Diprediksi Agustus-September 2026
  • ‎203 Warga Desa Sukajaya Jonggol Alami Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, BPBD Salurkan 5.000 Liter Air ‎
  • Tolak Restorative Justice, Kasus Bocah Digigit Anjing di Jasinga Tetap Berlanjut
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?