SUARABOTIM.COM – Duka mendalam masih dirasakan Solehudin, ayah dari MAM (9), bocah yang meninggal dunia akibat diduga diserang empat ekor anjing pemburu di Kampung Sipak, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Di tengah kesedihannya, Solehudin mengungkapkan, putranya sempat menyampaikan sebuah permintaan yang tidak biasa sehari sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
“Tanda-tandanya ya itu saja, dia minta dibelikan ikan channa,” ujar Solehudin kepada SuaraBotim.Com, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, sang anak selama ini hampir tidak pernah meminta dibelikan sesuatu. Karena itu, permintaan tersebut langsung dipenuhi olehnya.
“Biasanya enggak pernah minta. Tapi waktu itu saya belikan ikan channa yang dia inginkan,” katanya.
Solehudin menuturkan, permintaan itu disampaikan pada malam sebelum kejadian. Keesokan paginya, ia mengajak anaknya berbelanja sebelum akhirnya sang buah hati kembali bermain di sekitar rumah.
“Mintanya malam sebelum kejadian. Paginya saya ajak belanja, lalu pulang ke rumah dan anaknya main lagi. Saya sempat bilang jangan main jauh-jauh,” ungkapnya.
Namun, tak lama berselang, dirinya justru menerima kabar yang mengubah hidup keluarganya.
“Saya dapat kabar dari temannya yang datang ke rumah, dibantu warga sekitar,” tutur Solehudin.
Mendengar informasi tersebut, ia langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Namun, sesampainya di sana, kondisi putranya sudah tidak dapat diselamatkan.
“Saya langsung lari ke lokasi. Pas sampai di sana semuanya sudah selesai. Saya benar-benar ngeblank,” ucapnya dengan nada sedih.
Solehudin berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus yang menimpa putranya. Ia menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian agar keadilan dapat ditegakkan.
“Harapan saya sama seperti yang lain, kita ikuti saja jalur hukum dan semoga kasus ini diusut sampai tuntas,” pungkasnya.
Diketahui, MAM (9) meninggal dunia setelah diduga diserang empat ekor anjing pemburu saat hendak memancing bersama temannya di kawasan hutan yang berbatasan dengan area persawahan di Kampung Sipak, Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polres Bogor.
(Pandu)







