Sukamakmur, SuaraBotim.Com – Ketua PGRI Kecamatan Sukamakmur, Nazarudin Zen, ungkap ada sembilan sekolah di wilayahnya awalnya tercatat sebagai penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.
Namun menjelang November-Desember 2024, bantuan tersebut ternyata tidak terealisasi sepenuhnya.
“Untuk SD, ada sembilan sekolah yang mendapatkan DAK. Tapi di akhir 2024 ternyata tidak ada, dan di tahun 2025 hanya dua SD serta dua SMP yang menerima bantuan,” ucap Nasrudin Zaen kepada SuaraBotim.com, Selasa (18/2/25).
Menanggapi hal itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor H. Muhammad Ansori Setiawan, meminta data konkret terkait kondisi sekolah di wilayah tersebut.
“Saya minta data konkret baik untuk PAUD, SD, dan SMP, termasuk klasifikasi sekolah yang layak, tidak layak, serta yang mengalami kerusakan sedang,” katanya
H. Ansori menyebut, bahwa data tersebut sangat penting agar bisa membahas dengan pihak terkait untuk mengatasi masalah tersebut.
“Data ini penting agar Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor bisa membahasnya secara mendalam dalam rapat dengan dinas terkait,” tegasnya.
(pandu)







