Friday, April 17, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Cegah Gagal Panen dan Salah Evakuasi, BMKG Gelar SLI dan SLG di Bogor

by Arsyit Syarifudin
December 1, 2025
in Suara Bogor
0
Cegah Gagal Panen dan Salah Evakuasi, BMKG Gelar SLI dan SLG di Bogor

Koordinator BMKG Provinsi Jawa Barat Dr. Teguh Rahayu saat memberikan sambutan dan masukan kepada tamu undangan. Foto: Retza/Aktualita.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

SuaraBotim.Com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melanjutkan komitmennya dalam peningkatan edukasi publik dengan menggelar Sekolah Lapang Iklim (SLI) dan Sekolah Lapang Gempa (SLG). Kegiatan ini dilaksanakan di Pamegarsari, Parung, Kabupaten Bogor, pada Senin (01/12/2025).

Program ganda ini diselenggarakan untuk membekali masyarakat perkotaan dan petani dengan pengetahuan mendalam mengenai informasi cuaca, fenomena iklim ekstrem, serta mitigasi kebencanaan.

READ ALSO

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga

‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Rahmat Prasetya, memberikan contoh implementasi SLI di lapangan. Ia menyebut, pendampingan langsung kepada petani telah dilaksanakan, salah satunya di Subang.

“Di Subang, kami mendampingi petani dari awal tanam sampai panen. Dengan kontrol iklim dan cuaca, pertumbuhan tanaman bisa lebih optimal sehingga risiko gagal panen berkurang,” ungkap Rahmat.

Pendampingan tersebut mencakup monitoring tinggi tanaman hingga penyakit pada padi. Namun, ia mengakui implementasi skala penuh masih terkendala.

“Presentasenya sekitar 5-10 persen karena baru uji coba kecil. Kami belum bisa memperluas karena keterbatasan kemampuan di sana,” ungkapnya.

Rahmat menutup dengan menyebut program SLI dan SLG ini sudah konsisten berjalan secara nasional maupun di Jawa Barat sejak tahun 2012, membuktikan komitmen jangka panjang BMKG.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Dr. Nelly Florida Riama, menekankan bahwa kegiatan seperti SLI dan SLG adalah cara nyata BMKG untuk menjadikan masyarakat lebih cerdas dan adaptif terhadap alam.

“Intinya BMKG ingin masyarakat semakin cerdas. Kami memberikan pengetahuan agar masyarakat dapat melakukan aktivitas sesuai dengan informasi yang diberikan oleh BMKG,” jelas Nelly.

Ia menjabarkan, melalui SLI, petani dilatih untuk menentukan pola tanam dan mempersiapkan diri menghadapi musim berdasarkan informasi cuaca.

Nelly juga mengungkapkan dampak positif program ini sudah terlihat: “Contohnya, para petani dapat meningkatkan produktivitas padi karena menggunakan pengetahuan teknis dari BMKG dan menerapkannya langsung di lapangan,” katanya.

Mengingat sebagian wilayah saat ini tengah memasuki puncak musim hujan, Nelly mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana yang disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan.

Selain aspek iklim, Dr. Nelly menjelaskan bahwa Sekolah Lapang Gempa (SLG) membekali peserta dengan panduan respons yang tepat saat terjadi guncangan gempa bumi.

“SLG mengajarkan bagaimana menghadapi gempa agar masyarakat tidak salah evakuasi,” tegasnya.

Koordinator BMKG Provinsi Jawa Barat, Dr. Teguh Rahayu, menggarisbawahi kondisi geografis Jawa Barat sebagai daerah yang sangat rawan gempa, baik dari sumber sesar darat maupun sesar laut.

“Jawa Barat memang daerah rawan gempa, baik dari sumber selatan maupun dari darat. Gempa Cianjur, Sumedang, hingga Kertasari semuanya dipicu sesar darat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa SLG merupakan langkah mitigasi yang harus diperkuat.

“Yang bisa kita lakukan adalah mitigasi. Melalui SLG, kami harap masyarakat teredukasi agar tidak salah evakuasi. Misalnya, saat di pantai berpotensi tsunami, arah evakuasi berbeda dengan ketika berada di pegunungan,” jelas Teguh.

Penulis: Mohammad Retza Apit

Tags: BMKG BogorEdukasi PetaniGagal PanenMitigasi GempaSLI SLG

Related Posts

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
Suara Bogor

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga

April 17, 2026
‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas
Suara Bogor

‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas

April 16, 2026
‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat
Suara Bogor

‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat

April 16, 2026
Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus
Suara Bogor

Berantas Pungli, Pemkab dan Polres Bogor Bentuk Tim Khusus

April 15, 2026
‎Sekda Apresiasi Sekwan “Curi Start” Bahas Renja 2027, Dorong Sinergi DPRD dan Eksekutif
Suara Bogor

‎Sekda Apresiasi Sekwan “Curi Start” Bahas Renja 2027, Dorong Sinergi DPRD dan Eksekutif

April 15, 2026
‎Bejat!!! Ayah Lecehkan Anak Tirinya Selama 3 Tahun? ‎
Suara Bogor

‎Bejat!!! Ayah Lecehkan Anak Tirinya Selama 3 Tahun? ‎

April 14, 2026
Next Post
Mitigasi Longsor dan Suplai Oksigen, Pemkab Bogor Perluas Penanaman Bambu

Mitigasi Longsor dan Suplai Oksigen, Pemkab Bogor Perluas Penanaman Bambu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Jalan Raya Puncak 2 Bogor Tertutup Longsor, Pengendara Diminta Waspada
  • Retret Ketua DPRD Se-Indonesia di Magelang, Sastra Winara: Perkuat Sinergi Pembangunan Nasional
  • Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
  • Jembatan Penghubung di Tanjungsari Bogor Amblas Diterjang Longsor, Akses Warga Lumpuh
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?