Cibinong, SuaraBotim.Com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bogor untuk menanam pohon sebagai upaya menghijaukan lingkungan dan meningkatkan ketahanan pangan.
Instruksi tersebut disampaikan Rudy kepada sekitar 25 ribu ASN yang ada di Pemkab Bogor. Setiap ASN diminta menanam minimal satu pohon di halaman atau lingkungan sekitar kantornya. Jika lahan tidak mencukupi, bibit pohon dapat diserahkan ke Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) untuk didistribusikan ke lokasi lain.
“Konsepnya, kita mulai dari internal. ASN satu orang satu pohon, lalu kita tata wilayah perkotaan dengan tanaman buah agar 2-3 tahun ke depan bermanfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun ketahanan pangan. Sementara di wilayah pegunungan kita tanam tanaman keras untuk daerah tangkapan dan resapan air,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Jum’at (15/8/25).
Rudy menegaskan, gerakan ini bukan hanya untuk mempercantik lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang.
Menurutnya, di wilayah perkotaan, pola tanam akan diubah menggunakan tanaman buah seperti mangga, sementara di daerah pegunungan akan difokuskan pada pohon keras yang mampu menjaga ekosistem air.
Program penanaman ini juga melibatkan berbagai kelompok masyarakat, seperti komunitas pemuda pemerhati lingkungan “Kang Sandi” di wilayah selatan, kelompok tani buah “Kang Ruslan” di Sukahati, hingga penanaman di Bojonggede, Kemang, dan titik-titik lainnya.
“Kita sudah mulai dari lingkar Stadion Pakansari, Kandang Roda, Jalan Raya Jakarta–Bogor, hingga wilayah Kemang, Ciseeng, Parung, dan terus ke wilayah barat, timur, dan utara. Semuanya dilakukan dengan gotong royong tanpa menggunakan dana APBD. Ini ibadah yang tidak tertulis, nanam satu pohon untuk kebermanfaatan lingkungan,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan penanaman dilakukan serentak oleh seluruh ASN di 36 perangkat daerah dan 40 kecamatan.
“Dengan 25 ribu ASN, kita punya 25 ribu bibit pohon buah yang sebagian besar ditanam di kantor masing-masing. Sisanya disimpan di Bappedalitbang untuk dua minggu kemudian dibagikan lagi ke masyarakat,” jelasnya.
Gerakan “ASN Satu Pohon” ini diharapkan menjadi langkah awal menuju lingkungan Kabupaten Bogor yang lebih hijau, bersih, dan produktif.
(Pandu)







