SUARABOTIM.COM – Bangunan Masjid Nurul Wathon di kawasan Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, menuai sorotan publik setelah sempat dikabarkan mengalami kebocoran saat hujan deras.
Masjid yang dibangun sejak Juni 2025 dan diresmikan pada 26 Desember 2025 itu menggunakan anggaran fantastis mencapai Rp112 miliar dari APBD Kabupaten Bogor itu seharusnya menjadi simbol kemegahan sekaligus kualitas infrastruktur daerah.
Namun, insiden kebocoran saat hujan deras di area dalam masjid justru memunculkan kritik terkait pengelolaan dan pengawasan fasilitas tersebut.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto menyatakan, peristiwa tersebut bukan disebabkan kebocoran bangunan, melainkan saluran pembuangan air yang tersumbat sampah di bagian dak atau lantai atas.
“Iya itu bukan bocor, cuma memang itu si lubang pembuangan mampet ke sampah karena ada bekas air mineral kemasan gelas, ada plastik segala macem Itu di lantai atas pas di dak nya itu,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
Eko menyebut, sampah yang diperkirakan menutup lubang pembuangan air dibagian lantai atas berasal dari pengunjung masjid.
“Iya kemungkinan seperti itu, mungkin iseng-iseng lagi lempar lemparan dari anak-anak atau apa,” ucapnya.
Namun, Eko juga menjelaskan, air dibagian lantai atas yang seharusnya mengalir lancar jika lubang pembuangan air tidak mengalami permasalahan.
“Bukan merembes, iya (meluap) karena lubangnya mampet terus airnya meluap,” tuturnya.
“Secara, ini harusnya tidak ada sampah kesitu, ini kok bisa ada bekas minuman gelas, plastik, ada kertas dan sebagainya jadi mampet, meluap,” lanjut dia.
Terlebih, Eko juga menduga, hal tersebut terjadi karena ada pengunjung yang tidak bertanggung jawab membuang sampah tidak pada tempatnya.
“Mungkin iseng lempar-lemparan gitu. Abis minum mungkin harusnya dibuang ke tong sampah. Antisipasi biar orang ga lempar ke atas lagi apakah nanti kita kasih jaring atau apa, sedang kita pikirin untuk pengamanan nya, mungkin menyesuaikan di lokasi,” tutupnya.
(Pandu)






