Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Lima calon atlet arung jeram muda asal Kecamatan Gunung Putri mengikuti seleksi fisik ketat yang digelar oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Bogor, Minggu (8/6/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Pusat Pelatihan Calon dan Atlet FAJI yang berlokasi di kawasan Sungai Cianten, Cidokom, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Kelima peserta seleksi tersebut adalah Siska, Sherli, Nayla, Revi, dan Sifa. Mereka merupakan atlet muda berbakat yang tergabung dalam klub GP Rafting Gunungputri dan menjalani serangkaian uji ketahanan fisik dan mental sebagai bagian dari proses seleksi menuju Porda XV Jawa Barat tahun 2026.
Menurut Kabid Diklat FAJI Kabupaten Bogor, Sugianto, kegiatan ini merupakan tahap awal seleksi calon atlet yang dipersiapkan untuk babak kualifikasi akhir tahun 2025 sebagai bagian dari program pembinaan jangka panjang FAJI.
“Seleksi ini dilakukan untuk mencari atlet potensial yang akan memperkuat kontingen Kabupaten Bogor di Porda 2026. Tes dilakukan di Sungai Cianten sebagai lokasi latihan resmi FAJI,” ujar pria yang kerap disapa Capunk kepada SuaraBotim.Com, Minggu (8/6/25).
Capunk juga menyampaikan, pesan motivasi kepada para atlet muda agar terus semangat dan tidak mudah menyerah.
“Kami ingin anak-anak muda bisa terus aktif, disiplin, dan termotivasi dalam dunia olahraga. Arung jeram bukan hanya soal kekuatan fisik, tapi juga tentang kerja sama tim, keberanian, dan ketangguhan mental,” katanya.
Sementara, Ketua Komite Olahraga Kecamatan (KOK) Gunung Putri, Yusuf Aditia menyampaikan, apresiasinya terhadap semangat para atlet muda khususnya yang berada diwilayah Gunung Putri.
“Kami bangga dengan konsistensi para atlet muda ini. Arung jeram adalah salah satu cabang olahraga yang menjadi perhatian KOK Gunung Putri,” kata Yusuf Ledy.
“Kami berharap ke depan, perhatian dari pemerintah dan para pemangku kepentingan terhadap pembinaan atlet di Gunung Putri semakin meningkat,” terusnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang seleksi, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet usia dini yang dilakukan FAJI Kabupaten Bogor secara sistematis dan berkelanjutan.
Dengan dukungan fasilitas latihan dan pelatih profesional, para peserta diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan mereka hingga ke tingkat nasional.
(Pandu)







