SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mempercepat perbaikan Stadion Gelora Pakansari guna mendukung penggunaan stadion tersebut sebagai venue pertandingan Timnas Indonesia pada ajang AFF 2026 yang akan berlangsung pada 14 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan, saat ini proses perbaikan difokuskan pada pembenahan atap stadion yang mengalami kerusakan akibat angin kencang beberapa waktu lalu.
“Aspek yang menjadi prioritas sekarang adalah perbaikan atap. Saat ini atap yang rusak sudah mulai dicopot dan kami sedang mengusulkan anggaran melalui APBD parsial,” ujar Asnan kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (23/5/26).
Menurutnya, kebutuhan anggaran perbaikan atap Stadion Pakansari diperkirakan mencapai Rp8,6 miliar. Namun, pihaknya masih melakukan komunikasi dan penghitungan ulang agar nilai anggaran bisa lebih efisien.
“Perkiraan awal sekitar Rp8,6 miliar, mudah-mudahan bisa lebih kecil lagi karena sekarang masih terus kami komunikasikan,” katanya.
Asnan menjelaskan, material atap yang akan digunakan bukan seng biasa, melainkan bahan khusus dengan ketebalan lebih kuat dan panjang mencapai lebih dari 30 meter sehingga tidak dapat disambung.
“Bahannya memang seperti seng, tetapi lebih tebal dan ukurannya panjang. Jadi pemasangannya harus khusus karena konstruksi atap stadion berbeda,” jelasnya.
Selain atap, Pemkab Bogor juga melakukan pemeliharaan rumput Stadion Pakansari agar tetap memenuhi standar pertandingan internasional.
Ia menyebut rumput stadion sebelumnya telah diganti pada 2023 dan kini hanya dilakukan penebalan serta perawatan rutin.
“Rumput terus kami pelihara. Bahkan sekarang dilakukan top dressing dan perawatan vertikal supaya sesuai rekomendasi dari PSSI dan penyelenggara AFF,” ungkap Asnan.
Ia optimistis proses perbaikan dapat selesai sebelum Stadion Pakansari digunakan untuk pertandingan AFF 2026. Saat ini progres pekerjaan masih dalam tahap pencopotan bagian atap yang rusak di area gate 2, 3, dan 4.
“Saya targetkan sebelum tanggal 27 sudah selesai, terutama untuk atap. Mudah-mudahan semuanya bisa rampung tepat waktu,” katanya.
Terkait metode pengerjaan, Asnan memastikan, proyek perbaikan akan dilakukan melalui mekanisme lelang agar proses berjalan cepat dan transparan.
Meski demikian, ia menegaskan Stadion Pakansari tetap siap digunakan untuk AFF 2026 meskipun pekerjaan belum sepenuhnya selesai tepat waktu.
Menurutnya, stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Bogor itu memiliki lokasi strategis dan kualitas rumput yang sudah mendapat rekomendasi dari PSSI maupun tim penyelenggara AFF.
“Pakansari punya posisi strategis dan kualitas lapangannya juga bagus. Saya berharap pertandingan besar, bahkan final AFF, bisa digelar di Pakansari,” tandasnya.
Stadion Gelora Pakansari sendiri saat ini memiliki kapasitas sekitar 35 ribu penonton dan menjadi salah satu stadion utama yang disiapkan selain Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk mendukung gelaran AFF 2026.
(Pandu)







