SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kecamatan Cariu berharap tradisi adu karbit atau adu kuluwung dapat masuk dalam agenda tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Hal ini menyusul tingginya antusiasme masyarakat dalam pesta rakyat yang digelar di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Camat Cariu, Agus Sopyan, mengatakan bahwa kegiatan budaya tersebut memiliki potensi besar untuk dijadikan kalender resmi daerah, terutama karena mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai wilayah.
“Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi agenda atau masuk kalender kegiatan, karena antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Rabu (25/3/2026).
Ia juga menyampaikan, Bupati Bogor memiliki keinginan untuk lebih dekat dengan masyarakat serta melihat langsung kemeriahan pesta rakyat adu kuluwung.
“Pak Bupati ingin menyapa langsung masyarakat dan melihat sejauh mana kemeriahan pesta rakyat ini,” jelasnya.
Menurut Agus, kegiatan ini tidak hanya sebatas hiburan, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pedagang lokal.
“Harapannya bukan sekadar pesta, tapi juga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM dan pedagang sekitar bisa merasakan manfaat dari ramainya pengunjung,” katanya.
Lebih lanjut, kata Agus, perputaran ekonomi terlihat jelas selama acara berlangsung, di mana banyak warga yang memanfaatkan momentum tersebut untuk berdagang, termasuk pedagang musiman dari lingkungan sekitar.
“Banyak warga yang ikut berdagang karena ada kegiatan ini. Jadi ekonomi masyarakat ikut berputar,” ungkapnya.
Agus pun berharap, dukungan penuh dari Pemkab Bogor agar tradisi adu kuluwung dapat terus berkembang dan menjadi event tahunan yang lebih tertata.
“Kalau bisa didukung penuh, kami berharap ini menjadi event tahunan. Ke depan tata kelola kegiatan akan kami perbaiki, dibuat lebih rapi, lebih terkonsep, sehingga tidak hanya meriah tapi juga tertib,” tutupnya.
(Pandu)







