Cibinong, SuaraBotim.com – Pelaksanaan perdana Car Free Day (CFD) di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, disambut antusias oleh masyarakat. Uji coba CFD yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor ini mendapat respons positif dari warga yang sudah lama menantikan kegiatan tersebut.
Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu Ramawanto, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat menjadi bukti kuat bahwa CFD memang dinantikan sebagai ruang publik sehat dan rekreatif bagi warga Bogor.
“Alhamdulillah, antusias warga terhadap CFD di jalur Tegar Beriman sangat positif. Ini memang kegiatan yang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat. Hari ini kita lakukan uji coba dan sambutannya luar biasa,” ujar Bayu, Minggu (26/10/25).
Bayu menjelaskan bahwa kegiatan CFD kali ini masih dalam tahap uji coba, dan akan dievaluasi secara menyeluruh pada Senin (27/10/25).
Dalam pelaksanaan perdana ini, pihaknya belum melibatkan seluruh pelaku UMKM karena ingin memastikan kesiapan seluruh aspek terlebih dahulu.
“Uji coba ini belum melibatkan UMKM secara keseluruhan. Pak Bupati berkeinginan agar ke depan, CFD tidak hanya menjadi ajang olahraga, tapi juga kegiatan ekonomi yang dinamis dan bisa memberikan angin segar bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain mengatur lalu lintas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor siapkan layanan darurat dan kesehatan selama CFD berlangsung.
“Layanan 112 sudah standby, Dinas Kesehatan juga siap di lokasi. Kita juga berkoordinasi dengan Damkar dan BPBD, jadi kalau ada kondisi gawat darurat bisa langsung ditangani dengan cepat,” tutur Bayu.
Terkait pengaturan parkir dan retribusi, Bayu mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan kajian lapangan. Saat ini, Dishub tengah memantau pola pergerakan kendaraan, titik parkir, serta dampaknya terhadap arus lalu lintas.
“Retribusi masih akan kita bahas Senin nanti. Kita sedang uji coba, melihat pergerakan kendaraan, titik parkir, dan arus baliknya. Kantor-kantor dinas di sepanjang Jalan Tegar Beriman bisa dimanfaatkan sebagai kantong parkir sementara,” jelasnya.
Bayu menambahkan, aspek kebersihan dan ketertiban juga menjadi perhatian utama dalam evaluasi pelaksanaan CFD.
“Salah satu yang akan kita antisipasi setelah CFD selesai adalah masalah sampah. Ini akan kita bahas bersama DLH agar tetap responsif menjaga kebersihan,” ujarnya.
Bayu menyebutkan, kemungkinan besaran tarif parkir akan mengikuti ketentuan retribusi resmi daerah.
“Kalau mengacu pada aturan, untuk kendaraan roda empat Rp5.000 dan roda dua Rp2.000. Tapi nanti kita lihat lagi hasil evaluasinya,” ucapnya.
Bayu berharap CFD di Jalan Tegar Beriman dapat menjadi agenda rutin mingguan yang memberi manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.
“Insyaallah minggu depan kemungkinan masih tahap uji coba lagi. Tapi kalau hasil evaluasi Senin sudah positif, kita langsung lanjut kita gaskeun,” pungkasnya.
(Pandu)







