Cibinong, SuaraBotim.Com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bakal melakukan investigasi persoalan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang membuang sampah di Cileungsi.
Plt. Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya mengaku, pihaknya belum menerima koordinasi apapun dari pihak Pemkot Tangsel.
“Gatau kita, gaada koordinasi ke kita. Saya gatau buangnya itu dimana, apakah ke Nambo Lulut atau kemana,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Kamis (8/1/2026).
Seharusnya, lanjut Teuku, Pemkot Tangsel seharusnya melakukan informasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor karena menjadi lokasi terkait.
“Secara etik atau administrasi kelembagaan antar daerah, mereka seharusnya kasih tau kepada kita bahwa sampah akan dibuang kesini atau seperti apa gitu,” terangnya.
“Jadi saya gak bisa menjelaskan lebih lajut, nanti kita akan cek dulu ke lapangan,” lanjutnya.
Namun, Teuku juga mengucapkan, pihaknya bakal melakukan investigasi untuk mencari kebenaran atas informasi yang telah beredar luas tersebut.
“Kita akan cek benar atau tidaknya,” tutupnya.
Menurut informasi yang dihimpun, pengiriman sampah dari Tangsel ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang, disetop sementara usai adanya protes warga.
Sehingga, Pemkot Tangsel menangguhkan sementara di TPAS tersebut dan membuang sementara di Cileungsi selama 14 hari. Pemkot Tangsel mengklaim telah menjalin kesepakatan pada Rabu (7/1/2026) untuk mengalihkan pembuangan sampah ke Cileungsi.
Sebelumnya. Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, terdapat kendala teknis di daerah mitra tidak melumpuhkan sistem pengelolaan sampah di wilayahnya.
”Saya sampaikan dengan tegas kepada masyarakat, Pemkot Tangerang Selatan tidak berhenti bekerja dan tidak menyerah,” katanya dalam keterangan.
(Pandu)







