Cibinong, SuaraBotim.com – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyebut bahwa wilayah Kabupaten Bogor kini membutuhkan perlengkapan khusus untuk penanganan dan penyelamatan di gedung-gedung tinggi.
Hal ini mengingat semakin banyaknya bangunan bertingkat yang berdiri di sejumlah kawasan, terutama di wilayah perkotaan seperti Sentul City.
“Iya, di wilayah Kabupaten Bogor itu sudah ada beberapa gedung tinggi. Jadi memang dibutuhkan perlengkapan pemadaman dan penyelamatan khusus untuk gedung tinggi. Saat ini kita memang belum memilikinya,” kata Yudi Santosa, Rabu (5/11/25).
Ia menjelaskan, peralatan yang dibutuhkan tersebut berupa unit mobil pemadam jenis Skylift, yang mampu menjangkau hingga ketinggian sekitar 30 meter—setara dengan gedung apartemen bertingkat.
Sementara itu, alat yang tersedia saat ini baru memiliki jangkauan sekitar 10 meter menggunakan tangga konvensional.
“Alhamdulillah, dalam perubahan anggaran tahun ini sudah disiapkan unit bantuan dengan jangkauan 16 meter. Untuk penyelamatan bisa 16 meter, tapi semprotan airnya bisa mencapai 30 meter,” ujarnya.
Yudi menambahkan, Dinas Damkar Kabupaten Bogor akan segera memiliki dua unit mobil pemadam Skylift baru yang direncanakan hadir pada akhir tahun ini.
Nantinya, kata dia, unit tersebut akan digunakan salah satunya di Sektor Sentul City, mengingat kawasan tersebut memiliki banyak gedung bertingkat.
“Insyaallah nanti saat peresmian sektor Sentul City, mobil Skylift ini sudah bisa kita gunakan. Karena di sana memang banyak gedung tinggi,” jelasnya.
Menurut Yudi, mobil pemadam jenis ini tergolong canggih dan jarang dimiliki oleh daerah lain.
“Sekarang ini hanya ada tiga instansi yang memiliki mobil pemadam tipe RSCDBIA, yakni Damkar DKI Jakarta, Basarnas, dan Damkar Kabupaten Bogor,” katanya.
Ia berharap dengan hadirnya dua unit baru tersebut, kemampuan personel Damkar Kabupaten Bogor dalam menangani kebakaran dan penyelamatan di gedung tinggi bisa lebih optimal dan responsif.
(Pandu)







