Megamendung, SuaraBotim.Com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor menurunkan 40 personel untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di kawasan Puncak selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW.
Para petugas ditempatkan di 11 titik rawan kepadatan lalu lintas yang menjadi jalur utama wisatawan menuju kawasan Puncak.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, menjelaskan bahwa pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan selama long weekend.
“Kita sudah siapkan 40 personel yang ditempatkan di setiap simpang yang ada di 11 titik. Selain itu, satu unit derek juga kami siapkan di kawasan Hotel USU, posisinya di tengah antara jalur bawah dan atas,” ujar Dadang kepada SuaraBotim.Com melalui pesan singkat whatsapp, Kamis (4/9/25).
Adapun 11 titik yang menjadi fokus pengamanan dan rekayasa lalu lintas yaitu di Simpang Ciawi, Ciseupan, Bendungan, Pasir Muncang, Pasir Angin, Megamendung, Cilember, Hankam, Pasar Cisarua Bawah, Pasar Cisarua Atas dan Taman Safari Indonesia.
Dadang juga menyebut, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi tambahan seperti penyisiran angkot yang parkir sembarangan untuk mengurai kemacetan serta memantau jalur alternatif yang bisa digunakan pengendara.
“Penyisiran angkot yang parkir sembarangan kita akan lakukan untuk mengurai kemacetan,” katanya.
“Kami juga akan menggelar ramp check bersama Kementerian Perhubungan di rest area KM 45 pada Jumat dan Sabtu,” tambahnya.
Dadang menegaskan, seluruh personel Dishub akan berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk mendukung pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama libur panjang.
“Intinya kami siap membantu Polres, karena tadi pagi juga sudah ada rapat koordinasi terkait persiapan libur panjang,” pungkasnya.
Dengan adanya penempatan petugas di berbagai titik strategis serta dukungan sarana derek, diharapkan arus lalu lintas menuju kawasan Puncak saat libur panjang Maulid Nabi bisa lebih terkendali dan kemacetan dapat diminimalisasi.
(Pandu)







