Wednesday, September 16, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan

by Ray
July 28, 2026
in Suara Bogor
0
Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor menebar sebanyak 10.000 benih ikan nila di Situ Tlajung Udik, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (28/7/26).

 

READ ALSO

KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon

‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan populasi ikan di perairan umum.

 

Kepala Tim Pengelolaan Perikanan Tangkap Bidang Perikanan Budidaya dan Tangkap Diskanak Kabupaten Bogor, Irma Fadilah mengatakan, penebaran benih ikan merupakan agenda yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Namun, khusus untuk Situ Tlajung Udik, kegiatan tersebut sudah cukup lama tidak dilakukan.

 

“Hari ini kami menebar benih ikan di Situ Tlajung Udik. Memang sudah cukup lama situ ini tidak mendapatkan penebaran benih. Jenis ikan yang ditebar adalah ikan nila berukuran 3 hingga 5 sentimeter sebanyak kurang lebih 10.000 ekor,” ujar Irma kepada SuaraBotim.Com.

 

Ia menjelaskan, seluruh benih ikan yang ditebar berasal dari Balai Benih Ikan (BBI) Kelas A Cijeruk Unit Rancabungur yang memiliki kualitas benih sesuai standar untuk mendukung pertumbuhan ikan di perairan umum.

 

Meski saat ini Kabupaten Bogor tengah memasuki musim kemarau, Irma memastikan kondisi Situ Tlajung Udik masih aman untuk mendukung kehidupan ikan.

 

“Insyaallah aman, karena debit airnya masih normal, belum mengalami penyusutan yang ekstrem. Kondisi airnya juga masih bagus sehingga cukup mendukung pertumbuhan ikan,” jelasnya.

 

Namun, Irma juga mengingatkan kepada masyarakat, khususnya para pemancing, agar ikut menjaga kelestarian ekosistem perairan dengan tidak menggunakan cara-cara yang merusak lingkungan.

 

Irma menegaskan masyarakat dilarang menangkap ikan menggunakan racun maupun alat setrum karena dapat merusak habitat dan mematikan telur-telur ikan yang menjadi sumber regenerasi populasi.

 

“Jangan menggunakan racun ataupun setrum karena bisa mematikan telur ikan dan merusak ekosistem. Untuk penggunaan jala, itu bergantung pada kebijakan pemerintah desa masing-masing,” jelasnya.

 

“Namun rata-rata desa tidak mengizinkan karena hasil tangkapannya hanya dinikmati oleh segelintir orang. Kalau memancing, hasilnya lebih adil dan bisa dinikmati banyak masyarakat,” sambungnya.

 

Selain itu, Irma juga mengimbau, masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke area situ maupun mencemari perairan.

 

“Yang paling penting jangan membuang sampah sembarangan, jangan mencemari lingkungan, serta jangan menggunakan racun dan setrum saat menangkap ikan,” tegasnya.

 

Terkait kondisi Situ Tlajung Udik, Irma menilai secara umum masih dalam kondisi baik. Namun, ia mengakui aspek kebersihan kawasan masih perlu menjadi perhatian bersama.

 

“Secara umum kondisi situ cukup baik, hanya kebersihannya yang masih perlu ditingkatkan. Kami berharap masyarakat bersama pemerintah desa dapat menjaga kebersihan agar ekosistem situ tetap terpelihara,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Tlajung Udik, Abdul Harly mengapresiasi langkah Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor yang kembali melakukan penebaran benih ikan di Situ Tlajung Udik.

 

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan populasi ikan, tetapi juga menjadi upaya menjaga kelestarian situ agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Diskanak Kabupaten Bogor yang telah memilih Situ Tlajung Udik sebagai lokasi penebaran benih ikan. Ini menjadi perhatian yang sangat baik bagi kelestarian situ sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pemancing,” ujar Abdul Harly.

 

Ia berharap seluruh warga dapat menjaga benih ikan yang telah ditebar dengan tidak melakukan penangkapan menggunakan alat yang dilarang, seperti racun maupun setrum, serta menjaga kebersihan kawasan situ.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Situ Tlajung Udik. Jangan membuang sampah sembarangan, jangan menggunakan racun atau setrum saat menangkap ikan, sehingga benih yang ditebar hari ini bisa tumbuh besar dan berkembang biak. Kalau kita jaga bersama, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat juga,” pungkasnya.

 

(Pandu)

Tags: Benih IkanDiskanak Kabupaten BogorIrma FadilahSitu Tlajung UdikYusuf Ibrahim

Related Posts

KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon
Suara Bogor

KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon

September 15, 2026
‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎
Suara Bogor

‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎

September 15, 2026
Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek
Suara Bogor

Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek

September 15, 2026
Kekeringan Makin Mengkhawatirkan, Bumi Tegar Beriman Berstatus “AWAS”
Suara Bogor

Kekeringan Makin Mengkhawatirkan, Bumi Tegar Beriman Berstatus “AWAS”

September 15, 2026
Belum Ada Tersangka, KPK Dalami Temuan Rp1,5 Miliar di Pemkab Bogor
Suara Bogor

Lagi, KPK Obok-obok Bogor Istimewa, Kakantah ATR/BPN Bogor 1 Terjaring OTT Dugaan Pengurusan HGB

September 15, 2026
Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi, Cara Pemkab Bogor Ciptakan Ruang Ramah Anak
Suara Bogor

Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi, Cara Pemkab Bogor Ciptakan Ruang Ramah Anak

September 14, 2026
Next Post
Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari

Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • OTT Kantah ATR/BPN, KPK: Dari Laporan Warga, Merembet ke Dugaan Aliran Miliaran
  • KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon
  • ‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎
  • Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?