SUARABOTIM.COM – Kepala Desa Ciangsana, Udin Saputra, mengungkapkan kronologi dua pemancing yang terbawa arus di Kali Cileungsi, tepatnya di kawasan Curug Parigi, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Selasa (31/3/2026).
Menurut informasi yang ia terima, peristiwa tersebut terjadi saat kedua korban tengah memancing dan berupaya menyeberangi aliran sungai di atas Curug Parigi. Namun nahas, keduanya terpeleset hingga jatuh ke aliran air terjun.
“Awalnya mereka sedang mancing, kemudian mau menyeberang. Di lokasi itu memang ada curug yang dikenal dengan nama Curug Parigi. Saat menyeberang di atas curug, kedua korban terpeleset dan jatuh ke bawah,” ungkapnya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, posisi korban saat kejadian berada tepat di bagian atas air terjun atau Curug Parigi. Kondisi tersebut dinilai cukup berbahaya, terlebih dengan permukaan yang licin dan arus air yang deras.
Udin menambahkan, dirinya menerima laporan kejadian dari Ketua RW setempat sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah mendapatkan informasi tersebut, ia langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
“Informasi saya terima sekitar jam 14.00 dari RW, kemudian saya langsung meluncur ke lokasi,” jelasnya.
Diketahui, kedua korban masih berusia remaja, yakni 15 tahun dan 18 tahun. Keduanya bukan warga setempat, melainkan berasal dari wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, dan tengah berkunjung ke kawasan tersebut.
“Sementara informasi, korban bukan warga Desa Ciangsana, mereka dari Jakarta, Pulogadung, sedang berkunjung ke sini,” tambahnya.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, sektor Gunung Putri, serta tim Desa Tangguh Bencana (Destana) Ciangsana.
(Pandu)







