SUARABOTIM.COM – Final ajang Dash Run Bogor Balap Lari memasuki pekan ketiga sekaligus penutupan yang digelar di kawasan VVIP Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/3/2026) malam.
Pada babak final ini, suasana berlangsung meriah karena peserta yang ikut berlomba sangat beragam, mulai dari anak-anak, remaja hingga ibu-ibu turut meramaikan lintasan lari cepat tersebut.
Tak hanya masyarakat umum, partai spesial juga diperkirakan akan tersaji dalam final Dash Run Bogor Balap Lari. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto disebut bakal beradu cepat dengan Komandan Kodim (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf. Rizal Dwijayanto di lintasan sprint yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang memadati area stadion.
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Bogor, Rieke Iskandar menjelaskan, sistem perlombaan pada final ini cukup sederhana, yakni seluruh peserta akan diadu untuk mencatatkan waktu tercepat.
“Jadi semua diadu, siapa yang tercepat. Yang tercepat itulah yang mendapatkan hadiah,” ujar pria yang kerap disapa Akew kepada SuaraBotim.Com.
Ia menyebutkan, pada penyelenggaraan tahun ini jumlah peserta meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Total sekitar 600 peserta telah ambil bagian dalam rangkaian Bogor Balap Lari selama tiga pekan Ramadan.
“Pesertanya kurang lebih 600 orang, lebih banyak daripada tahun kemarin,” jelasnya.
Menurutnya, hadiah yang disiapkan panitia juga cukup besar dengan total mencapai puluhan juta rupiah. Hadiah tersebut berasal dari berbagai pihak, mulai dari sponsor, KORMI, hingga dukungan dari Bupati Bogor Rudy Susmanto serta Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto.
“Hadiah tentu ada dari sponsor, dari KORMI, dari Pak Bupati nanti, atau Pak Kapolres. Kita tunggu saja hadiah-hadiah kejutan dari mereka,” katanya.
Akew menambahkan, final Bogor Balap Lari berlangsung semakin meriah karena didukung kondisi cuaca yang baik serta antusiasme masyarakat yang tinggi.
Para peserta tetap mendapatkan hadiah hiburan, sementara pemenang utama ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat.
“Karena pesertanya banyak, kita hitung dari catatan waktu tercepat. Nanti yang tercepat kita kumpulkan, peringkat satu sampai lima akan mendapatkan hadiah utama,” terangnya.
Namun, Akew juga memastikan, peserta yang berhasil memenangkan pertandingan di setiap sesi tetap akan memperoleh hadiah dari panitia.
“Siapapun yang bertarung dan menang pasti dapat hadiah. Kita siapkan hadiah banyak sekali,” ungkapnya.
Meski sempat diguyur hujan pada pekan kedua, secara keseluruhan kegiatan Dash Run Bogor Balap Lari berjalan lancar hingga malam final.
Terlebih, Akew juga menegaskan, ajang olahraga masyarakat ini merupakan gagasan dari Bupati Bogor dan Kapolres Bogor untuk memberikan ruang aktivitas positif bagi masyarakat selama Ramadan.
“Ini sebenarnya ide dari Pak Bupati dan Pak Kapolres. Tanpa mereka mungkin kita juga tidak bisa menyelenggarakan acara seperti ini,” katanya.
Menurutnya, kegiatan ini berhasil menjadi wadah hiburan sekaligus olahraga bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menikmati suasana malam Ramadan dengan kegiatan yang sehat dan positif.
“Ini mengakomodasi masyarakat, terutama anak muda, supaya bisa menikmati bulan Ramadan di malam hari dengan kegiatan yang positif. Bahkan tadi ada ibu-ibu dan anak kecil yang ikut lari. Pokoknya seru sekali,” tutupnya.
(Pandu)





