Cibinong, SuaraBotim.Com – Fenomena balap lari yang kerap dilakukan pemuda dan pemudi usai salat tarawih hingga menjelang sahur di sejumlah titik di Kabupaten Bogor menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Kegiatan tersebut banyak ditemukan di beberapa ruas jalan, salah satunya di kawasan Jalan Gelora Pakansari, Cibinong.
Menanggapi hal itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Bogor serta KORMI Kabupaten Bogor untuk memfasilitasi kegiatan tersebut agar lebih tertib dan terarah.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Kapolres Bogor dan juga KORMI Kabupaten Bogor. KORMI sedang mempersiapkan agenda kegiatan seperti tahun-tahun sebelumnya, namun kemungkinan konsepnya akan sedikit berbeda,” ujar Rudy kepada SuaraBotim.Com, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan saran dari Kapolres Bogor, kegiatan balap lari yang sebelumnya kerap menggunakan ruas jalan umum akan dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif, yakni di Stadion Pakansari.
Dengan demikian, aktivitas pemuda dapat tersalurkan tanpa mengganggu ketertiban lalu lintas maupun keselamatan pengguna jalan.
Stadion Pakansari Jadi Lokasi Alternatif
Stadion Pakansari diharapkan menjadi pusat kegiatan positif bagi generasi muda selama bulan suci Ramadan. Pemerintah daerah menargetkan agenda tersebut mulai berjalan pada pekan depan.
“Mudah-mudahan minggu depan sudah mulai berjalan. Intinya kami ingin memfasilitasi masyarakat, khususnya anak-anak muda yang mengisi waktu setelah salat tarawih,” ucapnya.
“Ada yang ke masjid, ada yang berkumpul bersama teman-temannya, supaya tujuan berkumpulnya menjadi sesuatu yang positif. Pemerintah akan memfasilitasi bersama-sama,” lanjutnya.
Namun, Rudy juga menegaskan, teknis kegiatan balap lari tersebut akan diatur oleh KORMI Kabupaten Bogor. Kegiatan ini kemungkinan tidak digelar setiap malam guna mempertimbangkan waktu istirahat dan jam sekolah para pelajar.
“Nanti KORMI yang akan menentukan hari apa saja dalam seminggu. Mungkin tidak setiap malam, karena adik-adik kita juga banyak yang sekolah, supaya tidak mengganggu jam belajar mereka,” ungkap dia.
Melalui langkah ini, Pemkab Bogor berharap aktivitas balap lari yang sebelumnya dilakukan secara spontan di jalanan dapat diarahkan menjadi kegiatan olahraga yang aman, tertib, dan terorganisir. Pemerintah juga ingin mendorong pembangunan daerah berbasis partisipasi komunitas.
“Kita ingin Bogor hari ini dibangun oleh komunitas-komunitas masyarakat yang ada di Kabupaten Bogor,” tandasnya.
(Pandu)







