SUARABOTIM.COM – Kepala Desa Ciangsana sekaligus Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Gunung Putri, Udin Saputra, menilai ajang Bogor Balap Lari sebagai langkah strategis dalam mengarahkan energi generasi muda ke kegiatan positif selama bulan Ramadan.
Ia menyebut, kegiatan olahraga yang digelar rutin setiap malam Minggu di Stadion Pakansari itu berpotensi menekan angka tawuran hingga tindak kriminalitas di wilayah Kabupaten Bogor.
Udin Saputra menyampaikan, kegiatan Bogor Balap Lari yang bakal digelar setiap malam Minggu di area VVIP Stadion Pakansari, Cibinong, merupakan langkah konkret dalam mengarahkan energi anak muda ke aktivitas yang bermanfaat.
“Kalau saya selama kegiatan itu positif ya bagus, karena dengan adanya kegiatan yang bagus jadi itu mengalihkan para pemuda agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak diinginkan seperti tawuran dan lainnya. Itu olahraga, bagus, saya sangat mendukung,” ujar Udin Saputra kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (28/2/2026).
Ia menilai, kehadiran event olahraga seperti Bogor Balap Lari dapat menjadi solusi preventif untuk menekan potensi kenakalan remaja dan tindak kriminalitas yang kerap meningkat selama Ramadan.
“Sangat bagus, mudah-mudahan bisa menghindari anak-anak melakukan aksi tawuran dan kejahatan lainnya selama bulan Ramadan,” ucapnya.
Udin juga mengungkapkan, di wilayah Desa Ciangsana sendiri dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi dua kasus pencurian sepeda motor di area masjid dan kontrakan.
Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi alarm bagi semua pihak untuk memperkuat upaya pencegahan melalui kegiatan sosial dan olahraga.
“Antisipasinya mungkin dengan adanya kegiatan di masyarakat, dan seperti yang dilakukan oleh KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) ini bisa menjadi wadah khususnya untuk pemuda agar terhindar dari nongkrong yang tidak perlu,” tutupnya.
(Pandu)







