SUARABOTIM.COM – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor secara resmi melepas program mudik gratis bagi ribuan warga di area Stadion Pakansari, Rabu (18/3/2026).
Program ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Polres Bogor, TNI, DPRD, serta pihak swasta.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan program mudik gratis tahun 2026 ini memiliki skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forkopimda menyiapkan total 77 armada bus untuk melayani masyarakat.
“Pada pagi hari ini, 18 Maret 2026, kami Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forkopimda, Polres Bogor, Kodim, dan DPRD Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan mudik gratis. Tahun ini sedikit berbeda karena kami menyiapkan armada dalam jumlah cukup banyak,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com.
Ia merinci, sebanyak 40 armada disiapkan oleh Pemkab Bogor, 20 armada oleh Polres Bogor, dan 17 armada merupakan hasil kolaborasi dengan pihak swasta. Dengan jumlah tersebut, sekitar 4.000 warga Kabupaten Bogor diberangkatkan menuju berbagai daerah tujuan.
“Tujuan mudik meliputi wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga beberapa daerah di Jawa Barat seperti Tasikmalaya dan jalur Pantura selatan, termasuk Surabaya,” jelasnya.
Selain menyediakan armada untuk arus mudik, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan fasilitas untuk arus balik di sejumlah titik yang telah ditentukan.
Rudy juga berpesan, kepada para pengemudi bus agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Menurutnya, para sopir membawa tanggung jawab besar dalam mengantarkan kebahagiaan para pemudik yang ingin berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
“Kalau lelah atau mengantuk, silakan beristirahat. Karena di dalam bus itu ada keluarga yang menunggu di kampung halaman,” pesannya.
Sementara itu, Kapolres Bogor, Wikha Ardilestanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas terselenggaranya program tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati dan seluruh jajaran. Jumlahnya luar biasa, ada 77 armada bus yang melayani lebih dari 4.000 masyarakat, bahkan hampir mencapai 5.000 pemudik,” ungkapnya.
Ia menegaskan, program ini merupakan hasil sinergi lintas instansi, bukan kerja satu pihak saja, melainkan bentuk kolaborasi seluruh elemen di Kabupaten Bogor.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga memastikan seluruh pengemudi dan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari tes kesehatan, tes urine, hingga pengecekan alkohol bagi para sopir.
“Alhamdulillah hasilnya semua clear, aman, dan tertib. Kendaraan juga sudah melalui proses ram check sehingga siap mengantar pemudik ke tujuan masing-masing dengan selamat,” pungkasnya.
(Pandu)







