Wednesday, September 16, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

‎Gegara Presiden Salah Sebut Angka, Ibu Susanah Jadi Incaran Media

by Arsyit Syarifudin
August 16, 2026
in Suara Bogor
0
‎Gegara Presiden Salah Sebut Angka, Ibu Susanah Jadi Incaran Media
Share on FacebookShare on Twitter

READ ALSO

KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon

‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎

‎SUARABOTIM.COM – Nama Susanah menjadi sorotan setelah pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto dalam agenda tahunan di MPR RI yang menyebut dirinya sebagai seorang pengupas bawang dengan penghasilan mencapai Rp700 ribu per kilogram.
‎
‎Pihak keluarga Susanah membantah pernyataan tersebut. Menurut keluarga, Susanah bukanlah pengupas bawang, melainkan bekerja sebagai penjahit lap majun di rumahnya dengan sistem upah berdasarkan berat hasil jahitan.
‎
‎Kakak ipar Susanah, Wina, menjelaskan bahwa keseharian Susanah diisi dengan bekerja menjahit lap majun sejak pagi. Setelah itu, sekitar pukul 13.00 WIB, ia melanjutkan pekerjaan dengan mencuci ompreng di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Klapanunggal.
‎
‎“Dari pagi dia kalau ada susunan dia menjahit. Nah, nanti jam 1 siang dia kerja di MBG sampai selesai. Kadang-kadang nyampe sore kerjanya, kadang-kadang nyampe malam jam 9, tergantung gimana omprengannya di sana. Selebihnya ibu rumah tangga,” ujar Wina kepada Aktualita.co.id di kediamannya, yang berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Minggu (16/08/26).
‎
‎Wina menegaskan, pernyataan yang menyebut Susanah sebagai pengupas bawang dengan penghasilan Rp700 ribu per kilogram tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
‎
‎“Itu tidak benar, sangat tidak benar. Makanya saya bingung kenapa pas di TV itu pengucapannya Bapak Presiden itu pengupas bawang. Saya bingung. Keluarga juga bingung, tetangga juga bingung, kenapa jadi pengupas bawang. Padahal dia penjahit lap majun dan pencuci ompreng di SPPG,” tegasnya.
‎
‎Menurutnya, sebelum Susanah berangkat ke Jakarta untuk memenuhi undangan dan menghadiri agenda tahunan tersebut, aktivitas serta pekerjaan Susanah di rumah juga sempat diliput. Karena itu, keluarga semakin heran ketika pekerjaan Susanah kemudian disebut sebagai pengupas bawang.
‎
‎“Sebelum dia berangkat ke Jakarta beberapa hari sebelumnya, kan sebelumnya diliput kegiatan dia sebelum diundang ke sana oleh pihak yang mengundang dan tahu pekerjaan dia di rumah,” jelas Wina.
‎
‎Wina juga mengungkapkan komunikasi dirinya dengan Susanah setelah pernyataan Presiden tersebut menjadi perhatian publik. Menurutnya, Susanah sendiri mengaku bingung dan kaget mendengar pekerjaan yang disebutkan berbeda dengan pekerjaannya sehari-hari.
‎
‎“Bingung saya juga. Dia bahkan WhatsApp saya, bingung dia juga, kaget. Tapi dia katanya langsung klarifikasi ke pihak sana bahwa itu pernyataan salah, dia bukan pengupas bawang,” ungkapnya.
‎
‎Ia kemudian memberikan dukungan kepada Susanah agar tetap tenang dan menjalani agenda yang sudah diikutinya di Jakarta.
‎
‎“Saya juga berikan motivasi dan ketenangan untuk Susanah. Pokoknya, kata saya, sudah tenang saja. Yang penting kamu jalanin aja dulu sampai selesai acara. Nggak apa-apa,” tuturnya.
‎
‎Lebih lanjut, Wina menjelaskan bahwa Susanah bukan pemilik usaha jahit lap majun tersebut. Ia hanya bekerja sebagai pegawai, sementara mesin dan bahan yang digunakan merupakan milik orang lain.
‎
‎“Dan kerjaan ini juga punya orang. Kita mah cuma kuli, dari mesin dan bahan semuanya punya orang,” katanya.
‎
‎Ia menjelaskan, upah yang diterima Susanah dari pekerjaan menjahit lap majun hanya sekitar Rp700 per kilogram, sedangkan bagian menyusun mendapat upah sekitar Rp600 per kilogram.
‎
‎Selain menjahit, Susanah juga memperoleh penghasilan dari pekerjaannya mencuci ompreng di SPPG yang berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari.
‎
‎“Kalau ngejahit ini kan dihitung per kilo itu Rp700 perak, kita yang nyusun Rp600 perak. Dan dia juga kerja di SPPG itu sehari sekitar Rp100 sampai Rp150 ribu,” jelas Wina.
‎
‎Karena itu, Wina kembali menegaskan bahwa tidak benar jika Susanah disebut memperoleh penghasilan Rp700 ribu untuk setiap kilogram dari mengupas bawang.
‎
‎“Jadi nggak benar itu penghasilan Rp700 ribu satu kilo ngupas bawang,” pungkasnya. (Retza)

Tags: Cileungsiklarifikasi keluarga susanahmpr ripenjahit lap majunpidato presiden prabowoPresiden Prabowosusanah

Related Posts

KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon
Suara Bogor

KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon

September 15, 2026
‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎
Suara Bogor

‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎

September 15, 2026
Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek
Suara Bogor

Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek

September 15, 2026
Kekeringan Makin Mengkhawatirkan, Bumi Tegar Beriman Berstatus “AWAS”
Suara Bogor

Kekeringan Makin Mengkhawatirkan, Bumi Tegar Beriman Berstatus “AWAS”

September 15, 2026
Belum Ada Tersangka, KPK Dalami Temuan Rp1,5 Miliar di Pemkab Bogor
Suara Bogor

Lagi, KPK Obok-obok Bogor Istimewa, Kakantah ATR/BPN Bogor 1 Terjaring OTT Dugaan Pengurusan HGB

September 15, 2026
Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi, Cara Pemkab Bogor Ciptakan Ruang Ramah Anak
Suara Bogor

Mendengar Mendongeng di Taman Siliwangi, Cara Pemkab Bogor Ciptakan Ruang Ramah Anak

September 14, 2026
Next Post
‎PWI Kabupaten Bogor dan Komunitas Domba Tubing Bersihkan Sampah Sungai Ciliwung

‎PWI Kabupaten Bogor dan Komunitas Domba Tubing Bersihkan Sampah Sungai Ciliwung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • OTT Kantah ATR/BPN, KPK: Dari Laporan Warga, Merembet ke Dugaan Aliran Miliaran
  • KPK OTT ATR/BPN, 19 Orang Diamankan: Ada Kakantah Bogor I dan Petinggi Summarecon
  • ‎Dampak Kemarau Panjang, Kebakaran Lahan di Kabupaten Bogor Tembus 139 Kejadian ‎
  • Motor Diduga Hasil Curanmor Ditinggal Pelaku di Cibinong, Pemilik Malah Menemukannya di Polsek
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?