Cibinong, SuaraBotim.Com – Harga ayam potong di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, mengalami kenaikan signifikan dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga ini membuat para pedagang mengeluhkan penurunan jumlah pembeli hingga lebih dari 50 persen.
Salah satu pedagang ayam potong, Priyanto (39), mengatakan harga ayam yang sebelumnya stabil di angka Rp33 ribu per kilogram kini melonjak menjadi Rp43 ribu per kilogram.
“Naiknya lumayan tinggi, sudah sekitar seminggu lebih ini. Kalau ditanya penyebabnya, kami pedagang kecil hanya mengikuti harga dari pemasok. Kalau dari atas naik, otomatis kita juga ikut naik,” kata Priyanto kepada SuaraBotim.Com, Selasa (16/9/25).
Menurutnya, kata dia, kenaikan harga tersebut membuat omset penjualan ayam potong turun drastis.
“Pembeli jelas berkurang, hampir 50 persen. Padahal saya sudah hampir 20 tahun jualan, tapi bulan ini harga lagi benar-benar kacau,” ungkapnya.
Ia berharap harga ayam potong segera kembali normal agar tidak semakin memberatkan pedagang maupun konsumen.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah kenapa harga bisa naik setinggi ini,” katanya.
Senada dengan Priyanto, pedagang lainnya, Asqolani, juga mengaku keberatan dengan kenaikan harga ayam potong yang terjadi belakangan ini.
“Sekarang harga ayam potong sudah tembus Rp40 ribu per kilogram, sebelumnya masih Rp35 ribu. Bahkan untuk bagian dada saja sekarang sudah Rp39 ribu per kilogram,” jelasnya.
Menurut Asqolani, kenaikan harga ayam diperkirakan karena naiknya harga pakan. Namun ia mengaku tidak mengetahui pasti soal pasokan karena hanya sebagai pengecer.
“Kalau penjualan jelas turun. Omset menurun sampai 80 persen. Banyak pembeli mengeluh karena harga terlalu tinggi,” ucapnya.
Asqolani yang sudah lima tahun berjualan di Pasar Cibinong berharap kondisi ini segera mendapat perhatian pemerintah agar harga kembali stabil.
(Pandu)







