Cibinong, SuaraBotim.Com – Harga jengkol di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, mengalami lonjakan drastis dalam satu bulan terakhir. Kenaikan harga ini disebabkan oleh kelangkaan pasokan karena jengkol tengah tidak dalam musim panen.

Seorang pedagang bahan pokok di Pasar Cibinong, Safiq (21) mengungkapkan, bahwa harga jengkol kini tembus hingga Rp100 ribu per kilogram untuk eceran pagi hari.
“Jengkol lagi naik banget, soalnya barangnya kosong. Sekarang harga ecerannya bisa sampai Rp100 ribu per kilo. Padahal kalau lagi musim, paling mahal cuma Rp20 ribu sampai Rp24 ribu,” jelasnya saat ditemui SuaraBotim.Com, Kamis (24/7/25).
Kenaikan harga ini disebut Safiq sudah terjadi sejak sekitar satu bulan terakhir dan belum menunjukkan penurunan.
Ia menyebutkan, bahwa jengkol memang termasuk komoditas musiman yang harganya sangat bergantung pada ketersediaan di pasaran.
“Ini sudah hampir satu bulan harganya tinggi terus. Karena jengkol memang musiman, jadi kalau lagi nggak musim ya susah dicari dan mahal,” terangnya.
Selain jengkol, harga bawang merah juga mengalami kenaikan. Saat ini, harga eceran bawang merah mencapai Rp60 ribu per kilogram, naik dari harga normal sekitar Rp50 ribu. Jika sedang murah, harga bawang merah bisa turun hingga Rp35–40 ribu per kilogram.
Meski harga naik, Safiq menyatakan, bahwa minat pembeli terhadap jengkol dan bawang merah tetap stabil.
“Alhamdulillah tetap ada yang beli. Kalau orang udah suka jengkol, biasanya tetap beli meski mahal,” katanya.
Selain itu, untuk komoditas lain seperti bawang putih, harga masih tergolong stabil di angka Rp35 ribu per kilogram.
Sementara, salahsatu pembeli jengkol di Pasar Cibinong Aswati (61) mengaku, dirinya tetap membeli karena sudah terbiasa memakan dengan jengkol.
“Mau gimana lagi, walaupun mahal jadi tetep dibeli. Semoga harganya ya cepet turun kembali, biar orang seperti saya itu ga keberatan,” tutup dia.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan harga pada beberapa komoditas musiman seperti jengkol, daya beli masyarakat masih bertahan, khususnya bagi penggemar makanan khas tersebut.
(Pandu)







