Cibinong, SuaraBotim.Com – Bupati Bogor memulai hari pertamanya bekerja dengan langsung turun ke lapangan menangani bencana alam yang terjadi di beberapa titik di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan, bahwa dirinya sebenarnya tidak berniat langsung ke kantor pada hari pertama, melainkan lebih memilih turun ke lokasi bencana untuk memastikan penanganan berjalan optimal.
“Hari ini sebenarnya tidak saya niatkan untuk langsung datang ke kantor, tapi saya tetap turun ke lapangan. Jadi, ini hari kerja pertama saya di kantor Bupati Bogor, yang sebelumnya berada di DPRD Kabupaten Bogor. Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com di Kantor Bupati Bogor, Senin (3/3/25).
Rudy menegaskan, bahwa kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah mungkin tidak bisa menyenangkan semua pihak, tetapi ia berharap semua elemen masyarakat bisa bersatu dan bahu-membahu untuk membangun Kabupaten Bogor.
“Saya dan Pak Ade Ruhandi punya niat baik untuk membangun Kabupaten Bogor. Saya bukan sekadar Bupati, tapi juga pelayan bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Kami mohon dukungan sebesar-besarnya. Selama kami amanah, dukung kami. Namun, jika kami tidak amanah, tinggalkan kami,” tegasnya.
Menghadapi musim penghujan, Rudy mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah bencana banjir.
“Kita memiliki sejarah gotong royong yang luar biasa. Selagi ada kesempatan, mari kita bersama-sama membersihkan saluran air dan menjaga lingkungan. Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah saja, kami butuh dukungan dari semua pihak. Mari kita jalani pola hidup bersih dan sehat, serta membuang sampah pada tempatnya,” ucapnya.
Sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan, Rudy juga mengusulkan gerakan “Satu Orang, Satu Pohon” sebagai warisan hijau bagi masa depan Kabupaten Bogor.
(Pandu)







