Cileungsi, SuaraBotim.Com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, menyebabkan kawasan Perumahan Puri Permata Cileungsi, Desa Mampir, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor tergenang banjir sejak dini hari, Selasa (8/7/25).

Menurut informasi yang dihimpun, ketinggian air bahkan mencapai sepinggang orang dewasa dan hingga pagi ini air belum juga surut.
Salah satu warga, S (53), mengungkapkan bahwa banjir kini menjadi kejadian rutin di wilayah tersebut.
“Sekarang sering sekali banjir. Dulu mah setahun sekali, bahkan kadang lima tahun baru banjir,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa kondisi lingkungan yang semakin padat pembangunan turut memicu terjadinya banjir.
“Dulu ini sawah, sekarang udah penuh perumahan semua. Jalur air tertutup beton,” kata dia.
Menurutnya, lanjut dia, kondisi banjir kali ini lebih parah dibanding sebelumnya.
“Dari jam 1 malam sampai sekarang belum juga surut. Dulu banjir karena ada bendungan pemancingan, sekarang enggak ada lagi. Semua jadi perumahan,” kata dia.
Beruntung, rumah milik S tidak terendam karena berada di posisi yang lebih tinggi. Namun banyak tetangganya yang harus mengungsi.
Sementara itu, salahsatu Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Cileungsi, Ismail menyebutkan, bahwa banjir di kawasan Puri Permata menjadi salah satu yang paling parah di wilayah Cileungsi.
“Di wilayah Cileungsi, khususnya di sini, memang yang paling parah. Tapi sejauh ini tidak ada korban jiwa,” jelasnya.
Awalnya, warga sempat mengungsi ke masjid terdekat, namun karena masjid ikut terendam, mereka akhirnya mengungsi ke rumah-rumah lantai dua atau ruko-ruko yang tidak terdampak banjir.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih memantau perkembangan situasi dan membantu evakuasi warga jika diperlukan.
(Pandu)







