Jonggol, SuaraBotim.Com – Beberapa titik di wilayah Kabupaten Bogor bagian timur, tepatnya di Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor mengalami kekurangan air bersih.
Camat Jonggol Andri Rahman mengatakan, bahwa kondisi kekurangan air terjadi di Desa Jonggol, khususnya di wilayah Haur Kuning dan Pojok Salak.
Ia menyebut, distribusi air bersih telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor pada hari sebelumnya.
“Baru sebagian kekeringan, itu di Desa Jonggol. Kemarin sudah ditangani, air bersih sudah mulai didistribusikan oleh BPBD ke wilayah Haur Kuning dan Pojok Salak,” ujarnya, Kamis (31/7/25).
Menurut Andri, kondisi ini bukan hal baru di wilayah Jonggol yang memang dikenal rawan kekeringan saat musim kemarau tiba.
Berbeda dengan Desa Weninggalih yang sebelumnya juga langganan kekeringan, kini sudah terbantu dengan adanya program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
Pamsimas, atau Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, adalah program nasional di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat, terutama di perdesaan dan wilayah pinggiran kota, terhadap air minum dan sanitasi yang layak.
Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan sistem air minum dan sanitasi.
“Kalau Weninggalih dulu juga rutin kekeringan, tapi sekarang sudah ada Pamsimas jadi airnya sudah tertanggulangi,” ungkapnya.
“Jonggol belum banyak Pamsimas. Sehingga, ketika masyarakat sumur nya sudah mulai kering, sedikit kesulitan mendapatkan air,” terusnya.
Untuk saat ini, lanjut Andri, baru satu desa yang melaporkan kekurangan air, berdasarkan hasil evaluasi saat rapat minggon kecamatan.
“Baru satu desa yang terlaporkan. Belum ada desa lain yang melaporkan kondisi serupa,” tuturnya.
Pemerintah Kecamatan Jonggol bersama BPBD Kabupaten Bogor akan terus memantau kondisi lapangan dan siap menyalurkan bantuan air bersih jika kekeringan meluas ke wilayah lainnya.
Sebelumnya diberitakan, Ribuan warga di Desa Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor saat ini tengah menghadapi krisis air bersih akibat menurunnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani mengatakan, intensitas hujan yang menurun menjadi salahsatu faktor wilayah tersebut mengalami kekeringan.
“Dikarenakan intensitas hujan yang menurun diwilayah tersebut, sehingga mengakibatkan sumber mata air warga berkurang dan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya,” ungkapnya kepada SuaraBotim:Com, Kamis (31/7/25).
(Pandu)







