SUARABOTIM.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menilai bahwa rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang diraih dalam pelayanan publik harus menjadi pemicu untuk memperbaiki kualitas layanan, bukan sekadar menjadi kebanggaan seremonial.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut akan lebih bermakna apabila diikuti dengan peningkatan nyata dalam pelayanan kepada masyarakat, terutama di sektor perizinan yang menjadi kebutuhan utama warga dan pelaku usaha.
“Ini kan tentu sebuah kebanggaan, tapi saya minta ke depan bukan hanya rekor MURI, tetapi pelayanan juga jangan sampai tidak maksimal,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Jumat (22/5/26).
Sastra menekankan, yang terpenting bukan sekadar mendapatkan penghargaan atau rekor, melainkan bagaimana pelayanan publik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita tidak perlu MURI, tapi pelayanannya harus ‘MURI’ dalam arti terbaik dan maksimal untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan, terutama pada sektor perizinan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Menurutnya, pelayanan perizinan harus semakin efisien, transparan, dan responsif agar mampu mendukung pertumbuhan ekonomi serta memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi.
(Pandu)






