Cibinong, SuaraBotim.Com – Penurunan prestasi klub sepak bola asal Bogor, Persikabo 1973, mendapat sorotan tajam dari para pendukung setianya, Kabomania.
Menanggapi degradasi tim kebanggaan mereka dari Liga 1 ke Liga 3, Dirjen Ojjo Kabomania Samsul Teguh Putra menyampaikan, harapannya agar ada pembenahan besar-besaran di tubuh manajemen klub.
“Prestasi Persikabo menurun? Ya, tanggapannya sih mudah-mudahan di jajaran manajemen yang akan datang bisa diperbaiki. Terutama soal gaji pemain, ofisial, dan staf yang masih menunggak. Harapan kami itu diselesaikan dulu sebelum masuk ke Liga 3,” ujar Samsul, Jumat (25/4/25).
Samsul juga mendukung usulan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor agar manajemen ke depan diisi oleh orang-orang yang memahami dan mencintai sepak bola.
“Mudah-mudahan sih jajaran Persikabo dipimpin orang yang cinta sepak bola, gila bola,” tambahnya.
Lebih lanjut, Samsul mengungkapkan, ketidakpuasan Kabomania terhadap manajemen saat ini. Menurutnya, kebijakan yang merugikan seperti pemindahan homebase selama kompetisi dan penjualan pemain-pemain kunci menjadi penyebab utama kehancuran performa tim.
“Harapan kami sih manajemen dengan aparatur Pemkab Bogor mencari solusinya masing-masing, karena Persikabo ini membawa marwah Kabupaten Bogor,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, juga menegaskan pentingnya pembenahan internal di tubuh Persikabo.
“Sepak bola sekarang kan dipegang profesional, karena memang harus mandiri. Persikabo ini degradasinya sudah cukup jauh, dari Liga 1 turun ke Liga 3. Artinya, kita akan support, tapi harus dibenahi dulu. Jangan sampai nanti kami support tapi manajemennya kurang greget,” jelasnya.
Ketika ditanya soal penilaian terhadap kinerja manajemen saat ini, Asnan mengaku belum mendapat laporan resmi. “Saya belum tahu soal manajemennya, karena sampai saat ini belum ada penyampaian resmi dari pihak Persikabo,” pungkasnya.
Persikabo 1973 kini menghadapi tantangan besar untuk bangkit kembali di tengah tekanan dari suporter dan dorongan perbaikan dari pemerintah daerah. Pembenahan manajemen dan penyelesaian masalah internal menjadi langkah krusial sebelum kembali berlaga di kompetisi Liga 3 musim mendatang.
(Pandu)







