Monday, July 13, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Kabupaten Bogor Bakal Punya Koridor Terpadu 8 Km, Infrastruktur hingga Pertanian Modern Disatukan

by Arsyit Syarifudin
June 6, 2026
in Suara Bogor
0
Kabupaten Bogor Bakal Punya Koridor Terpadu 8 Km, Infrastruktur hingga Pertanian Modern Disatukan

Pemkab Bogor saat melakukan rapat di Pendopo Bupati Bogor membahas pematangan konsep pembangunan kawasan terpadu yang menggabungkan sektor infrastruktur, ketahanan pangan, tata kelola air, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal. (Foto: Diskominfo Kabupaten Bogor)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai mematangkan konsep pembangunan kawasan terpadu yang menggabungkan sektor infrastruktur, ketahanan pangan, tata kelola air, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

Program ini diharapkan menjadi model pembangunan masa depan Kabupaten Bogor yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

READ ALSO

Reses DPRD Dapil I Kabupaten Bogor Serap Aspirasi Warga Cibinong, Pembangunan dan Revitalisasi Puskesmas Jadi Sorotan

Reses di Sukamakmur, Achmad Fathoni Soroti Jalan dan Pengelolaan Sampah Desa

Pembahasan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Pendopo Bupati Bogor, Jumat (5/6/2026).

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah rencana pembangunan akses jalan utama yang menghubungkan kawasan Tegar Beriman dengan Jalan Bomang (Bojonggede–Kemang) sepanjang kurang lebih 8 kilometer.

Jalan tersebut dirancang menjadi jalan raya empat lajur guna meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah titik.

Tak hanya itu, Pemkab Bogor juga merencanakan pembangunan jembatan layang (flyover) di simpang strategis pada kawasan tersebut. Proyek tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan, pembangunan koridor strategis tersebut tidak semata-mata berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kita tidak ingin hanya membangun jalan. Koridor ini harus menjadi kawasan yang produktif, menjadi etalase potensi Kabupaten Bogor, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga aktivitas ekonomi masyarakat yang tumbuh di sekitarnya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari konsep pengembangan kawasan, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) akan membangun sejumlah titik tematik yang menampilkan berbagai potensi unggulan sektor perikanan dan peternakan Kabupaten Bogor.

Konsep ini dirancang agar terintegrasi dengan tata ruang dan pengembangan kawasan secara menyeluruh.

Di sektor ketahanan pangan, Pemkab Bogor menyiapkan lahan seluas 24 hektare yang akan dijadikan pusat percontohan pertanian (demplot) berskala besar.

Program tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan jajaran TNI sebagai upaya mendukung percepatan swasembada pangan.

Selain itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) juga ditugaskan membangun fasilitas green house modern untuk pengembangan berbagai komoditas hortikultura dan tanaman buah unggulan.

Menurut Rudy, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, praktisi, hingga masyarakat.

“Kita ingin kawasan ini menjadi laboratorium pertanian modern. Oleh karena itu, kita menggandeng para praktisi yang memiliki pengalaman dan kompetensi agar pengelolaan lahan, teknologi budidaya, dan hasil produksinya benar-benar optimal serta berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam mendukung pengembangan kawasan berkelanjutan, Pemkab Bogor juga menggandeng pegiat lingkungan sekaligus praktisi pertanian organik, Jimmy Hantu, untuk memberikan pendampingan teknis terkait pengelolaan lahan dan penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan.

Aspek tata kelola air juga menjadi perhatian utama. Perumda Air Minum Tirta Kahuripan ditugaskan menyiapkan skema penyediaan air yang mampu memenuhi kebutuhan irigasi untuk greenhouse, kawasan tematik perikanan dan peternakan, serta lahan demplot pertanian.

Rudy menekankan, seluruh program tersebut harus berjalan secara terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, pengelolaan lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Semuanya harus tumbuh bersama dan saling mendukung agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Bogor berharap koridor strategis sepanjang 8 kilometer tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan produktivitas sektor pangan, membuka peluang usaha, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor.

(Pandu)

Tags: Infrastruktur Bogorjalan bomangPemkab BogorRudy Susmanto

Related Posts

Reses DPRD Dapil I Kabupaten Bogor Serap Aspirasi Warga Cibinong, Pembangunan dan Revitalisasi Puskesmas Jadi Sorotan
Suara Bogor

Reses DPRD Dapil I Kabupaten Bogor Serap Aspirasi Warga Cibinong, Pembangunan dan Revitalisasi Puskesmas Jadi Sorotan

July 13, 2026
Reses di Sukamakmur, Achmad Fathoni Soroti Jalan dan Pengelolaan Sampah Desa
Suara Bogor

Reses di Sukamakmur, Achmad Fathoni Soroti Jalan dan Pengelolaan Sampah Desa

July 13, 2026
Reses DPRD Dapil II Sukamakmur, Junsam Kawal Infrastruktur hingga Puskesmas
Suara Bogor

Reses DPRD Dapil II Sukamakmur, Junsam Kawal Infrastruktur hingga Puskesmas

July 13, 2026
Komisi I Temukan SPPG yang Diduga Berdiri di Lahan Fasos Fasum di Ciomas, ini Kata Ipeck!
Suara Bogor

Komisi I Temukan SPPG yang Diduga Berdiri di Lahan Fasos Fasum di Ciomas, ini Kata Ipeck!

July 13, 2026
Acep Supriadi Kembali Dikukuhkan Jadi DPK Presidium Jonggol 2025 – 2028
Suara Bogor

Acep Supriadi Kembali Dikukuhkan Jadi DPK Presidium Jonggol 2025 – 2028

July 13, 2026
Relawan Ambulans Tlajung Udik Bentuk FKAT, Optimalkan Layanan Darurat untuk Warga
Suara Bogor

Relawan Ambulans Tlajung Udik Bentuk FKAT, Optimalkan Layanan Darurat untuk Warga

July 13, 2026
Next Post
Babinsa Desa Cijayanti Gencarkan Komsos Keamanan di Pasir Karet

Babinsa Desa Cijayanti Gencarkan Komsos Keamanan di Pasir Karet

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Sekolah Rakyat Hadir di Jasinga, Rudy Susmanto: Investasi Masa Depan Bangsa
  • Reses DPRD Dapil I Kabupaten Bogor Serap Aspirasi Warga Cibinong, Pembangunan dan Revitalisasi Puskesmas Jadi Sorotan
  • Reses di Sukamakmur, Achmad Fathoni Soroti Jalan dan Pengelolaan Sampah Desa
  • Reses DPRD Dapil II Sukamakmur, Junsam Kawal Infrastruktur hingga Puskesmas
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?