SUARABOTIM.COM – Meski kondisi ekonomi tengah tidak stabil, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bogor tetap optimistis mampu menarik sekitar 800 ribu wisatawan selama libur Lebaran 2026.
Kepala Disparekraf Kabupaten Bogor, Ria Marlisa menyampaikan, pihaknya telah menetapkan target kunjungan wisatawan selama periode libur Lebaran tahun ini mencapai kurang lebih 800.000 orang.
Menurut Ria, optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Kabupaten Bogor dinilai masih menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Barat, terutama bagi wisatawan dari wilayah Jabodetabek.
“Walaupun kondisi ekonomi saat ini kurang stabil, kami tetap optimistis Kabupaten Bogor akan menjadi magnet kunjungan wisatawan terbanyak di Jawa Barat, seperti yang terjadi pada awal tahun 2026,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Jumat (20/3/2026).
Ia menjelaskan, letak geografis Kabupaten Bogor yang strategis dan dekat dengan wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi menjadi salah satu faktor utama tingginya potensi kunjungan wisata. Selain itu, aksesibilitas yang mudah juga mendukung peningkatan jumlah wisatawan.
Tak hanya momentum libur Lebaran, lonjakan kunjungan wisata juga dipengaruhi oleh bertepatan dengan libur sekolah, Hari Raya Nyepi, serta tradisi mudik lokal dalam kota.
Dengan berbagai faktor tersebut, Disparekraf Kabupaten Bogor berharap sektor pariwisata tetap bergerak positif dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Semoga kita semua diberikan kemudahan, meskipun kondisi ekonomi saat ini sedang kurang baik,” tutup Ria.
(Pandu)







