SUARABOTIM.COM – Keberhasilan Karang Taruna (Katar) Desa Tlajung Udik menjuarai Turnamen Sepak Bola Katar Kecamatan Gunung Putri mendapat apresiasi dari Kepala Desa Tlajung Udik, Yusuf Ibrahim.
Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda melalui olahraga mampu melahirkan atlet berprestasi sekaligus mengharumkan nama desa.
Ia mengatakan, prestasi ini membuktikan generasi muda desa memiliki potensi besar apabila diberikan ruang, pembinaan, dan dukungan yang berkelanjutan.
“Saya bangga melihat anak-anak muda Tlajung Udik mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi ini membuktikan bahwa ketika mereka diberi kesempatan dan dukungan, mereka mampu bersaing secara sportif sekaligus mengharumkan nama desa. Ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Tlajung Udik,” ujar Yusuf Ibrahim, Senin (29/6/26).
Menurutnya, turnamen yang digelar Katar Kecamatan Gunung Putri bukan hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter, membangun jiwa sportivitas, serta mempererat persaudaraan antar pemuda dari berbagai desa.
“Melalui kegiatan seperti ini, para pemuda belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan menghargai lawan. Nilai-nilai itu jauh lebih penting karena akan menjadi bekal mereka dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para pemain dan pengurus Katar, Yusuf Ibrahim memastikan akan merealisasikan janjinya untuk memberikan hadiah berupa kegiatan rekreasi bersama.
“Sesuai janji saya, Insya Allah seluruh pemain dan pengurus Karang Taruna Desa Tlajung Udik akan kami ajak liburan. Ini adalah bentuk apresiasi atas perjuangan, kerja keras, dan kekompakan mereka selama mengikuti turnamen. Waktu dan tempatnya akan kami musyawarahkan bersama agar semua bisa ikut menikmati kebersamaan ini,” ungkapnya.
Ia berharap. apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pemain agar terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih.
Yusuf Ibrahim juga mengajak seluruh generasi muda di Desa Tlajung Udik untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup positif. Menurutnya, sepak bola mampu menjadi sarana untuk menjauhkan pemuda dari berbagai aktivitas negatif sekaligus membangun semangat persatuan di tengah masyarakat.
“Jangan cepat puas dengan apa yang sudah diraih hari ini. Terus berlatih, tingkatkan kemampuan, jaga kekompakan, dan tetap rendah hati. Saya berharap kemenangan ini menjadi awal lahirnya pemain-pemain sepak bola berbakat dari Tlajung Udik yang mampu bersaing di tingkat Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, nasional, bahkan hingga level internasional,” pungkasnya.
(Pandu)







