SUARABOTIM.COM – Karang Taruna (Katar) Unit 19 RW 19, Kampung Kedep, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menggelar santunan bagi 30 anak yatim dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Minggu (19/7/26).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, para donatur, serta warga sekitar.
Selain penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, acara juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.
Ketua Karang Taruna Unit 19, Udin yang akrab disapa Evank, mengungkapkan rasa syukur karena pihaknya kembali dapat menyelenggarakan kegiatan sosial tersebut. Ia mengatakan, sepanjang tahun 2026 ini, Karang Taruna Unit 19 telah dua kali menggelar santunan, yakni saat bulan Ramadan dan kembali pada peringatan 1 Muharram.
”Alhamdulillah, di pertengahan tahun ini kami sudah dua kali melaksanakan santunan, pertama saat bulan puasa dan hari ini dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga kegiatan ini terus membawa keberkahan bagi semuanya,” ujar Evank.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah memberikan dukungan, sehingga kegiatan santunan dapat terlaksana dengan lancar.
”Terima kasih kepada para donatur yang telah membantu dan seluruh pihak yang mendukung acara ini. Tanpa kebersamaan dan kepedulian semua pihak, kegiatan ini tentu tidak akan berjalan dengan baik,” katanya.
Menurut Evank, salah satu kekuatan utama dalam menjalankan program sosial tersebut adalah Program Kaleng Sedekah, yaitu gerakan pengumpulan sedekah dari warga yang dilakukan secara rutin setiap bulan.
Setiap rumah memiliki kaleng sedekah yang kemudian dikumpulkan oleh pengurus Karang Taruna untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
”Program ini berasal dari warga untuk warga. Setiap rumah memiliki kaleng sedekah yang kami ambil setiap bulan. Hasilnya kemudian kami manfaatkan untuk kegiatan sosial seperti santunan anak yatim. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” jelasnya.
Ia berharap budaya berbagi yang telah terbangun di lingkungan RW 19 dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. Menurutnya, kepedulian sosial tidak harus dimulai dari nominal yang besar, tetapi dari kebiasaan berbagi secara konsisten.
Evank menambahkan, kegiatan santunan anak yatim telah menjadi agenda tahunan Karang Taruna Unit 19. Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program sosial yang melibatkan masyarakat, mulai dari santunan, bantuan pendidikan, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya.
”Kami ingin Karang Taruna tidak hanya aktif di bidang kepemudaan, tetapi juga menjadi wadah yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga kegiatan santunan ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” tutupnya.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang dibangun bersama warga, Karang Taruna Unit 19 membuktikan bahwa kebersamaan mampu menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat.
Momentum Tahun Baru Islam pun menjadi pengingat pentingnya berbagi, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
(Pandu)






