SUARABOTIM.COM – Halaman Gedung Tegar Beriman mendadak harum aroma tumisan. Bukan tanpa alasan, ratusan “koki dadakan” dari berbagai Kecamatan dan Perangkat Daerah (SKPD) se-Kabupaten Bogor tengah berjibaku dalam Lomba Memasak Pesona Ramadan 2026, Rabu (4/3).
Kegiatan yang digelar selama dua hari hingga esok ini bukan sekadar ajang pamer keahlian mengolah spatula. Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade menyebut acara ini adalah cara asyik untuk memicu perputaran uang di sektor UMKM kuliner.
“Pak Bupati sangat mengapresiasi kolaborasi ini. Dinas Pariwisata berhasil bikin jembatan antara para Camat, dinas-dinas, sampai pelaku ekonomi kreatif. Ini fondasi penting buat kita menuju ‘Bogor Gemilang’,” tutur Jaro Ade saat memantau stan lomba.
Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ria Marlisa, membeberkan kalau antusiasme tahun ini cukup pecah. Total ada 255 peserta yang ikut ambil bagian, terdiri dari 120 orang perwakilan kecamatan dan 135 peserta dari SKPD serta BUMD.
Urusan rasa pun tidak main-main. Panitia memboyong dewan juri kelas berat dari dunia kuliner profesional, mulai dari Chef Harris, Chef Sekar, Chef Feby, hingga Chef Ridho.
“Tujuan besarnya adalah meramaikan bazar. Kami ingin orang datang ke sini, belanja di UMKM kita, sambil nonton keseruan lomba masak. Ada ruang kreativitas sekaligus ada perputaran ekonomi di situ,” jelas Ria.
Melalui Pesona Ramadan Bogor Berbagi 2026, Pemkab Bogor berharap sinergi antar-instansi jadi lebih cair. Dengan melibatkan juri profesional, standar kuliner lokal diharapkan ikut terkerek naik, sehingga UMKM Bogor punya daya saing lebih di mata wisatawan yang datang selama bulan suci.
Sampai sore tadi, kerumunan warga masih memadati area bazar, membuktikan kalau strategi menggabungkan kompetisi dan pasar murah ini sukses menyedot perhatian publik di tengah masa puasa.
(Retza)







