Ciomas, SuaraBotim.com – Di tengah duka akibat peristiwa ambruknya bangunan majelis di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, muncul kabar adanya oknum yang diduga memanfaatkan situasi dengan membuat donasi bantuan palsu untuk korban.
Kepala Desa Sukamakmur, Sri Widiarti, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait adanya flyer donasi yang tidak jelas sumbernya.
“Tadi saya sedang mengurus warga bersama pihak Klinik Arafah. Dari klinik menyampaikan bahwa ada yang membuat donasi untuk korban, tapi itu tidak pernah sampai ke Klinik Arafah,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Senin (8/9/25).
Sri menegaskan, bahwa tindakan tersebut sangat tidak pantas. Mengingat, saat ini kondisi sedang terkena musibah.
“Ini ada oknum yang tidak bertanggung jawab. Jangan memanfaatkan situasi bencana untuk kepentingan pribadi. Warga yang sedang tertimpa musibah jangan sampai dirugikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, bahwa pihak pemerintah desa akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait hal ini.
“Nanti akan kami coba komunikasikan dengan polisi. Saat ini kami masih fokus pada penanganan korban,” jelasnya.
Peristiwa ambruknya bangunan majelis di Sukamakmur sebelumnya menelan 131 korban dengan 4 orang meninggal dunia. Hingga kini, proses penanganan medis dan pendataan korban masih terus dilakukan oleh posko darurat bersama pemerintah desa.
(Pandu)







