Klapanunggal, SuaraBotim.Com – Seorang pelajar asal Citeureup berinisial MA (14) tewas tenggelam saat berenang dengan tiga temannya di Curug Dengdeng, Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Minggu (30/11/25)
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar 11:45 WIB,
Namun, Ia mengatakan, Korban sempat dilarang oleh temannya karena tidak bisa berenang.
“Korban sempat dilarang oleh rekannya untuk ikut berenang karena ketiga rekannya mengetahui bahwa korban tidak bisa berenang,” katanya kepada SuaraBotim.Com, Senin (1/12/25).
M Adam menyebut, bahwa pelajar tersebut tetap nekat berenang sehingga tenggelam dan meninggal dunia.
“Namun korban memaksakan diri dan akhirnya tenggelam,” kata dia.
Terlebih, M Adam mengungkapkan, pihaknya telah berhasil menemukan jasad pelajar tersebut dititik yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Korban diketemukan masih dekat dengan lokasi awal tenggelam dalam keadaan meninggal dunia,” ucapnya.
Sementara, Kapolsek Klapanunggal, Iptu Gayuh membenarkan adanya pelajar yang tewas tenggelam.
“Anak umur 14 tahun tenggelam karena tidak bisa berenang. Keluarganya sudah buat pernyataan untuk menolak di otopsi,” ungkapnya.
(Pandu)







