SUARABOTIM.COM – Seorang pria ditemukan meninggal dunia diduga tersambar kereta api di perlintasan kereta api kurusan Nambo – Jakarta KM 43 200, Cikaret, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (1/3/2026).
Kapolsek Cibinong, Kompol Jhony Handoko mengatakan, peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.35 WIB.
“Menurut keterangan saksi, korban sedang berjalan di pinggir kereta api. Tiba-tiba ada kereta yang melintas dari arah Stasiun Nambo ke arah Stasiun Pondok Rajeg,” katanya kepada SuaraBotim.Com.
Kompol Handoko menuturkan, masinis kereta sempat membunyikan klakson agar korban menjauh dari area rel kereta api. Akan tetapi, korban tidak mendengar sehingga tertabrak.
“Korban tersambar kereta api dan terpental sejauh kurang lebih tiga meter dari rel kereta api,” jelasnya.
Setelah tertabrak, masinis langsung menghubungi Petugas Pengatur Kereta Api (PPKA) dan petugas PPKA melanjutkan kepada petugas PKD untuk mendatangi TKP.
Kompol Handoko juga menyebut, pihaknya juga mendapat informasi melalui ketua RW setempat yang menghubungi petugas Polsek Cibinong.
“Setelah di cek, korban dinyatakan sudah meninggal dunia dalam keadaan badan tidak utuh, yang mana tangan sudah terputus sebelah kanan yang ditemukan sekitar dua meter dari tubuh korban,” ungkapnya.
Kompol Handoko juga mengungkapkan, korban diduga bunuh diri dengan dugaan motif karena permasalahan penggadaian BPKB kendaraan roda dua milik orang tuanya.
“Dugaannya korban bunuh diri karena persoalan gadai BPKB kendaraan sepeda motor orang tuanya karena tidak terbayar dan frustrasi akibat lamaran kerjanya ditolak,” tuturnya.
Lebih lanjut, keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Keluarga keberatan jika korban dilakukan autopsi maka, keluarga akan membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsinya sehingga korban segera di makamkan,” tutupnya.
(Pandu)







