Tuesday, April 21, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Pemkab Bogor Bebas OFD, Ini Kata Sekda Ajat

by Ray
January 9, 2025
in Suara Bogor
0
Pemkab Bogor Bebas OFD, Ini Kata Sekda Ajat
Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.com _ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan telah mencapai status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar (BAB) sembarangan di seluruh wilayahnya.

Hal ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui perilaku hidup sehat.

READ ALSO

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi

Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan, perjalanan menuju ODF dimulai sejak 2010, ketika hanya tiga desa yang berhasil mendeklarasikan diri bebas BAB sembarangan.

” Alhamdulillah, pada tahun 2024, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor telah mencapai 100 persen ODF. Sekarang angka buang air besar sembarangan sudah nol di Kabupaten Bogor. Ini akan diverifikasi oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat untuk memastikan bahwa semua indikator terpenuhi,” ujarnya kepada SuaraBotim.com Kamis (9/1/25).

Ajat menegaskan, pentingnya status ODF dalam menekan penyebaran penyakit yang sebelumnya cukup tinggi di wilayah Kabupaten Bogor.

“Perilaku tidak sehat seperti buang air sembarangan memicu berbagai penyakit, ODF menjadi salah satu pendekatan untuk mengurangi biaya pengobatan akibat perilaku tidak sehat,” jelasnya.

Menurut data terbaru, 84 persen warga Kabupaten Bogor sudah memiliki septic tank yang layak, meskipun masih ada 16 persen yang menggunakan saluran seperti sungai.

“Pemkab Bogor terus mengimbau masyarakat untuk membangun fasilitas sanitasi yang baik guna mencegah penyebaran penyakit,” terangnya.

Pemkab Bogor terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memiliki fasilitas sanitasi yang layak. Pemerintah desa juga dihimbau untuk menginisiasi pembangunan pipa komunal bagi warga yang kurang mampu, sehingga limbah domestik dapat dikelola dengan baik.

“Meski belum ada sanksi pidana bagi pelanggaran seperti buang air besar di sungai, pendekatan yang digunakan lebih kepada edukasi dan perubahan budaya masyarakat. Pendekatan ini bertujuan membangun kebiasaan hidup sehat secara bertahap,” tukasnya.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Agus Fauzi menambahkan, bahwa tim dari Dinas Kesehatan Jawa Barat akan melakukan survei sampling di 15 desa yang tersebar di 15 kecamatan pada 15 Januari 2024. Survei ini bertujuan memastikan keabsahan status 100 persen ODF di Kabupaten Bogor.

“Nantinya, setiap desa akan disurvei sebanyak 5 hingga 10 rumah untuk memastikan bahwa standar ODF benar-benar tercapai,” tutupnya.

(pandu maulana)

Tags: Kabupaten BogorODFSekda Ajat Rohmat Jatnika

Related Posts

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi
Suara Bogor

Jelang Idul Adha Lapak Hewan Kurban “Numpuk” di Kolong Flyover, Adi : Kita Antisipasi

April 19, 2026
Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Suara Bogor

Bupati Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Dorong Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

April 18, 2026
Ikan Sapu-Sapu Menginvasi Sungai di Kabupaten Bogor, Ancam Ekosistem dan Kesehatan Masyarakat
Suara Bogor

Ikan Sapu-Sapu Menginvasi Sungai di Kabupaten Bogor, Ancam Ekosistem dan Kesehatan Masyarakat

April 17, 2026
Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga
Suara Bogor

Pemkab Bogor, Pemkot Bogor, dan Danantara Finalisasi Lokasi PSEL Bogor Raya di TPA Galuga

April 17, 2026
‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas
Suara Bogor

‎KP2C dan AIM Analytics Malaysia Luncurkan Sistem Peringatan Dini Banjir Berbasis IoT di Sungai Cileungsi-Cikeas

April 16, 2026
‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat
Suara Bogor

‎Wakil Bupati Bogor Tinjau Jembatan Ambruk di Rumpin, Pemkab Siapkan Penanganan Darurat

April 16, 2026
Next Post
Sadisss !!! Cekcok, Suami Bacok Istri

Sadisss !!! Cekcok, Suami Bacok Istri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • ‎Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
  • ‎Bocah 6 Tahun Diduga Hanyut di Sungai Ciliwung
  • Hadiri Halalbihalal dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Menteri Nusron Minta NU Berikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat
  • Jalur RI 1 Cijayanti Ditata, Bangunan Liar Dibersihkan dan PKL Direlokasi
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?