Thursday, October 15, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Bogor

Pemkab Bogor Perpanjang SK Tanggap Darurat Kekeringan

by Arsyit Syarifudin
September 1, 2026
in Suara Bogor
0
Pemkab Bogor Perpanjang SK Tanggap Darurat Kekeringan

Ilustrasi kekeringan (foto: Universitas Noratama)

Share on FacebookShare on Twitter

SUARABOTIM.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperpanjang status tanggap darurat kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor akibat musim kemarau yang masih berlangsung.

Perpanjangan Surat Keputusan (SK) tanggap darurat kekeringan tersebut berlaku mulai 2 hingga 15 September 2026.

READ ALSO

Marlyn Maisarah Minta Program BSPS di Cileungsi Tepat Sasaran, Material Wajib Diawasi

Camat Cileungsi Usulkan Satu Desa Satu Truk Sampah untuk Atasi Pembuangan Liar

Kebijakan ini dilakukan karena kondisi kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor masih membutuhkan penanganan dan distribusi bantuan air bersih.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, perpanjangan status tanggap darurat dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Kekeringan kita hari ini lakukan perpanjangan kembali SK tanggap darurat untuk kekeringan,” kata Rudy kepada SuaraBotim.Com, Selasa (1/9/26).

Menurutnya, kata Rudy, berdasarkan rilis BMKG, puncak musim kemarau di wilayah Kabupaten Bogor diperkirakan belum mencapai titik tertingginya. Karena itu, Pemkab Bogor masih terus melakukan berbagai langkah untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

“Kita juga melihat rilis dari BMKG yang melihat tren puncak musim kering belum sampai titik puncak. Kita Pemkab Bogor setiap hari masih melakukan distribusi air ke 40 kecamatan yang ada,” ucapnya.

Selain mendistribusikan air bersih, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan sejumlah tandon air atau toren di beberapa titik yang membutuhkan pasokan air.

Pemkab Bogor juga membangun sejumlah sumur di titik-titik yang memiliki sumber air. Air dari sumber tersebut nantinya dapat dimanfaatkan dan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.

“Kita juga sudah menyiapkan toren-toren di beberapa titik lokasi. Lalu kita juga sudah membangun beberapa sumur di titik-titik sumber air yang bisa kita distribusikan untuk kepentingan masyarakat,” jelas Rudy.

Di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan intensitas hujan sangat minim, Rudy juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat, intensitas hujan sangat minim di Kabupaten Bogor. Banyak semak-semak yang kering. Jangan buang puntung sembarangan dan jangan membakar sampah sembarangan,” tegasnya.

Politisi Gerindra itu juga meminta, masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

“Kalau ada beberapa titik api, kita padamkan segera untuk kita jaga lingkungan bersama-sama. Jaga Bogor bersama-sama untuk bangsa Indonesia,” katanya.

Terkait wilayah yang mengalami kondisi kekeringan paling parah, Rudy mengatakan data tersebut akan terus diperbarui oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi kekeringan di masing-masing wilayah sekaligus menentukan prioritas distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain berdampak terhadap ketersediaan air bersih, musim kemarau yang berlangsung selama beberapa bulan juga mulai memengaruhi sektor pertanian di Kabupaten Bogor.

Akibatnya, Rudy mengungkapkan, sejumlah lahan pertanian terpaksa tidak ditanami karena keterbatasan air.

“Kebetulan musim kering sudah terjadi beberapa bulan ke belakang. Jadi beberapa lahan pertanian memang tidak ditanami tanaman pertanian yang biasa dijalankan, salah satunya padi,” ungkapnya.

Ia mencontohkan kondisi pertanian di wilayah Bogor Timur yang memiliki sistem pertanian padi gunung atau sawah tadah hujan. Kondisi tersebut membuat aktivitas pertanian sangat bergantung pada curah hujan.

“Di Bogor Timur ada namanya padi gunung atau sawah tidak ada hujan. Karena tidak ada hujan, para petani juga tidak bisa melakukan pertanian,” pungkas Rudy.

(Pandu)

Tags: BPBD Kabupaten BogorBupati BogorKabupaten BogorKekeringan BogorRudy SusmantoTanggap Darurat Kekeringan

Related Posts

Marlyn Maisarah Minta Program BSPS di Cileungsi Tepat Sasaran, Material Wajib Diawasi
Suara Bogor

Marlyn Maisarah Minta Program BSPS di Cileungsi Tepat Sasaran, Material Wajib Diawasi

October 15, 2026
Camat Cileungsi Usulkan Satu Desa Satu Truk Sampah untuk Atasi Pembuangan Liar
Suara Bogor

Camat Cileungsi Usulkan Satu Desa Satu Truk Sampah untuk Atasi Pembuangan Liar

October 15, 2026
Siklus Tahunan Kekeringan Jonggol, DPRD Kabupaten Bogor Baru Bahas Solusi dengan Dinas Terkait
Suara Bogor

Siklus Tahunan Kekeringan Jonggol, DPRD Kabupaten Bogor Baru Bahas Solusi dengan Dinas Terkait

October 15, 2026
Reses Mandiri Junsam di Jonggol Diserbu Ratusan Warga, Perbaikan PJUTS Jadi Sorotan
Suara Bogor

Reses Mandiri Junsam di Jonggol Diserbu Ratusan Warga, Perbaikan PJUTS Jadi Sorotan

October 14, 2026
Bupati Bogor Rencanakan Pembangunan Wisma Atlet Istimewa untuk Atlet Disabilitas
Suara Bogor

Bupati Bogor Rencanakan Pembangunan Wisma Atlet Istimewa untuk Atlet Disabilitas

October 13, 2026
Sabet Anugerah ADLG Awards 2026, Sekda Denny Mulyadi Dinilai Sukses Dirikan Kepemimpinan Digital Berdampak di Kota Bogor
Suara Bogor

Sabet Anugerah ADLG Awards 2026, Sekda Denny Mulyadi Dinilai Sukses Dirikan Kepemimpinan Digital Berdampak di Kota Bogor

October 13, 2026
Next Post
Sudah Beli Tanah, tetapi Nama di Sertipikat Masih Penjual? Segera Proses Peralihan Hak Anda

Sudah Beli Tanah, tetapi Nama di Sertipikat Masih Penjual? Segera Proses Peralihan Hak Anda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Marlyn Maisarah Minta Program BSPS di Cileungsi Tepat Sasaran, Material Wajib Diawasi
  • Camat Cileungsi Usulkan Satu Desa Satu Truk Sampah untuk Atasi Pembuangan Liar
  • Cium Aroma Tak Sedap, Warga Cibinong Temukan Perempuan Tewas Didalam Rumah
  • Siklus Tahunan Kekeringan Jonggol, DPRD Kabupaten Bogor Baru Bahas Solusi dengan Dinas Terkait
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?