SUARABOTIM.COM – Salah satu penumpang Kabogor Electric Bus asal Bojonggede, Tri (58), mengaku puas dengan layanan bus listrik yang saat ini masih dalam tahap uji coba dan digratiskan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
Tri menceritakan, pengalamannya saat pertama kali mencoba transportasi ramah lingkungan tersebut.
Ia naik bersama suaminya dari kawasan Pasar Bojonggede setelah sempat berbelanja sayur mayur.
“Saya naik dari Pasar Bojonggede tadi mau berangkat, sempat belanja dulu, pas balik lagi busnya masih ada. Saya titip motor, terus ikut naik,” ujarnya, Senin (6/4/2026)
Menurutnya, keberadaan Kabogor Electric Bus sangat membantu masyarakat, terutama karena tidak dipungut biaya selama masa uji coba.
“Gratis, enggak bayar. Senang, enak aja disediain buat jalan-jalan, apalagi masih baru juga,” katanya.
Dalam perjalanannya, Tri memanfaatkan bus tersebut untuk menuju kawasan Sentul hingga Terminal Babakan Madang. Ia bahkan sempat beristirahat dan makan sebelum kembali pulang menggunakan bus yang sama.
“Saya ke Sentul, ke Terminal Babakan Madang. Sempat makan juga, karena murah-murah. Pulangnya juga naik bus lagi, kebetulan masih ada,” jelasnya.
Meski demikian, Tri menilai kendala yang dirasakan bukan pada fasilitas bus, melainkan kondisi lalu lintas yang masih kerap mengalami kemacetan, khususnya di kawasan Pasar Bojonggede.
“Kalau mobilnya sih enggak ada masalah, cuma perjalanannya aja yang macet, terutama di Pasar Bojonggede,” ungkapnya.
Soal sistem penggunaan kartu elektronik (tap), ia menyebut hal tersebut masih bersifat formalitas selama layanan masih gratis.
“Tadi saya juga tetap tap, tapi cuma formalitas saja, kan masih gratis,” tutupnya.
(Pandu)







