Jonggol, SuaraBotim.Com – Polisi menemukan sandal di pinggir Sungai Cipamingkis, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, yang diduga milik seorang pria bernama Oding yang dilaporkan hilang akibat hanyut di sungai tersebut.
Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono, mengatakan peristiwa dugaan orang hilang itu pertama kali dilaporkan pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Laporan diterima oleh Bhabinkamtibmas Desa Sirnagalih dari warga setempat.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Selasa pagi sekitar pukul 07.30 WIB saat meninggalkan rumah dengan tujuan mencari potongan besi dari sisa reruntuhan bangunan yang terbawa arus Sungai Cipamingkis,” ujar Kompol Hida saat dikonfirmasi SuaraBotim.Com, Rabu (4/2/2026).
Namun hingga seharian berlalu, korban tak kunjung kembali ke rumah. Warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi dan menemukan sandal yang diduga milik korban di pinggir Sungai Cipamingkis.
“Satu-satunya petunjuk adalah ditemukannya sandal milik korban di pinggir kali Cipamingkis,” jelasnya.
Adapun identitas korban diketahui bernama Oding, warga Kampung Kukun RT 09/RW 05, Desa Sirnagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.
Kompol Hida menjelaskan, hingga saat ini belum dapat dipastikan bahwa korban tenggelam di Sungai Cipamingkis lantaran tidak ada saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut. Petunjuk sementara yang ditemukan hanyalah sandal milik korban di lokasi.
“Menurut keterangan keluarga, korban memang berangkat sejak pagi menuju Sungai Cipamingkis untuk mencari sisa-sisa besi bekas puing bangunan. Namun tidak ada yang melihat secara langsung kejadian hanyut tersebut,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan warga, pada Selasa malam pukul 19.45 hingga 22.00 WIB dilakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pencarian melibatkan personel gabungan dari Polsek Jonggol, Koramil Jonggol, Satpol PP Kecamatan Jonggol, BPBD Kabupaten Bogor, Tim SAR Kencana Kecamatan Jonggol, serta warga sekitar.
Namun karena kondisi cuaca yang kurang mendukung, upaya pencarian sementara dihentikan pada pukul 22.00 WIB. Pada Rabu pagi, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Cipamingkis.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan.
(Pandu)







