Cibinong, SuaraBotim.Com – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor akan membuat tempat rehabilitas untuk wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) pada tahun 2026.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf mengatakan, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan membangun tempat rehabilitas di Kabupaten Bogor.
“Rencananya begitu, sudah ada pengusulan,” ucapnya kepada SuaraBotim.Com, Selasa (20/5/25).
Farid menyebut, bahwa bangunan tempat rehabilitas tersebut ada beberapa alternatif yang berada di Kabupaten Bogor.
“Ada beberapa alternatif di Citeureup, Kemang dan Pondok Rajeg. Nah ini lagi kita hitung-hitung, pertimbangkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, kata dia, bahwa target pembangunan tempat rehabilitas tersebut pada tahun 2026.
“Tahun depan (2026), kita pengennya sudah punya. Karena, kalau razia kemarin kita ga punya fasilitas kita kirim ke Sukabumi, Cirebon. Nah, sedangkan kalo sudah mampu kenapa ga kita tampung sendiri,” ungkapnya.
“Masih rencana tapi sudah masuk ke tahapan-tahapan, sekarang lagi mempertimbangkan lokasinya yang tepat dimana,” terusnya.
Dirinya juga menyebut, bahwa Bupati Bogor sudah mengetahui wacana pembangunan rehabilitas tersebut.
“Sudah disetujui, beliau interest sekali,” cetusnya.
Farid menuturkan, bahwa Satpol PP Kabupaten Bogor sebelumnya telah menjaring 11 PSK. Empat orang dinyatakan mengidap HIV/AIDS.
“Kemarin itu yang dikirim ke Dinsos, masuk kategori gelandangan. kalo yang PSK itu langsung kita kirim ke sukabumi,” tutupnya.
(Pandu)







