Cibinong, SuaraBotim.Com – Revitalisasi Lawang Kori yang menjadi ikon baru Kabupaten Bogor saat ini sudah mencapai progres 97 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto.
“Proses pembangunan Lawang Kori sudah 97 persen, tinggal pemasangan mahkota Binokasih dan lightning saja. Targetnya dalam beberapa hari ke depan sudah selesai,” kata Eko kepada SuaraBotim.Com melalui pesan singkat whatsapp, Sabtu (6/9/25).
Menurut Eko, Lawang Kori dirancang sebagai pintu gerbang ikon Pemerintah Kabupaten Bogor dengan ornamen khas budaya Sunda. Salah satu elemen pentingnya adalah Mahkota Binokasih, yang memiliki nilai sejarah dan filosofi mendalam.
“Mahkota Binokasih itu dulunya dipakai oleh Prabu Siliwangi. Filosofinya melambangkan perlindungan fisik, status, kebangsawanan, identitas, serta kepercayaan spiritual,” jelasnya.
Selain itu, lanjut dia, pada Lawang Kori juga akan ditambah ornamen selain Mahkota Binokasih.
“Lalu, disana juga ada baju Zirah yang merupakan perpaduan antara perlindungan fisik, simbol, status dan kebangsawanan, identitas serta kepercayaan spiritual estetika,” pungkasnya.
Dengan hampir rampungnya pembangunan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap Lawang Kori dapat menjadi ikon kebanggaan daerah sekaligus simbol kekayaan budaya Sunda di Tanah Pajajaran.
Sementara itu, salah satu pejalan kaki, Adan (24), mengaku terkesan dengan keberadaan Lawang Kori yang kini berdiri megah di Simpang Daralon.
“Bagus sih, belum selesai aja udah keliatan bagus. Semoga aja tetap dirawat dan dijaga jangan sampai ada oknum yang merusak, jadi intinya harus dijaga,” tutup dia.
(Pandu)







