Gunung Putri, SuaraBotim.Com – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKS, H. Achmad Fathoni, meninjau kondisi tembok penahan yang jebol dan rawan ambruk di RW 19, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (20/2/25).
“Pemeliharaan seperti ini masuk dalam perawatan jalan. Anggarannya cukup besar dan satu paket dengan jalan, di mana ada dua bidang, yaitu bidang jalan dan jembatan, serta bidang pemeliharaan jalan dan jembatan. Jadi, ini bisa ditangani di bawah bidang perawatan jalan dan jembatan,” ucap H. Achmad Fathoni kepada SuaraBotim.com.
Fathoni mengapresiasi, laporan dari warga yang disampaikan melalui desa, karena tanpa adanya laporan, kerusakan bisa semakin parah dan memerlukan biaya yang lebih besar untuk perbaikannya.
“Saya menerima laporan ini seminggu yang lalu. Prosedur resminya tentu ke dinas terkait, tapi saya juga ditembuskan. Setelah saya cek, laporan ini sudah diterima oleh Kepala Dinas,” katanya.
Fathonu meminta, agar perbaikan tidak menunggu terlalu lama dan segera ditindaklanjuti karena kondisinya yang tidak memungkinkan.
“Saya meminta agar perbaikannya tidak menunggu parsial atau tahapan lain. Mohon segera ditindaklanjuti. Kepala dinas sudah menjadwalkan, dan kami akan terus memantau. Pak Sekdes juga sudah menyampaikan bahwa pihak desa akan terus mendorong percepatan perbaikan ini,” ungkapnya.
Sementara, salah satu warga Bojong Kulur, Tamzil (71) mengungkapkan, kekhawatiran warga atas kondisi tembok penahan yang jebol.
“Warga khawatir setiap melewati area ini karena kondisinya mengkhawatirkan. Kami sudah melaporkannya ke RT, Kadus, dan Pak Kades sejak dua minggu lalu,” terangnya.
“Saya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak membahayakan warga yang melintas,” tutupnya.
(pandu)







