SUARABOTIM.COM – Jembatan darurat yang dibangun sebagai akses sementara bagi pejalan kaki untuk menghubungkan Kecamatan Gunung Putri dan Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dilaporkan amblas sebelum sempat digunakan masyarakat, Minggu (21/6/2026) malam.
Jembatan darurat tersebut disiapkan sebagai jalur alternatif selama proses rekonstruksi Jembatan Wika, yang merupakan akses utama penghubung kedua wilayah. Proyek rekonstruksi Jembatan Wika dijadwalkan berlangsung hingga Desember 2026 mendatang.
Berdasarkan informasi di lapangan, jembatan darurat itu memiliki panjang sekitar 90 meter dan dibangun oleh penyedia jasa PT Tri Manunggal Karya.
Infrastruktur sementara tersebut dirancang khusus untuk memfasilitasi mobilitas pejalan kaki selama pekerjaan perbaikan jembatan utama berlangsung.
Namun, sebelum resmi difungsikan, bagian konstruksi jembatan darurat mengalami amblas. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga terkait keselamatan pengguna apabila jembatan tetap dipaksakan untuk digunakan.
Salah seorang warga setempat, Agus, menilai kondisi jembatan yang sudah rusak sebelum digunakan menunjukkan adanya persoalan yang perlu segera ditangani oleh pihak terkait.
“Kalau menurut saya ini sangat membahayakan. Jembatan ini kan dibuat untuk dipakai masyarakat selama Jembatan Wika diperbaiki, tapi belum sempat digunakan sudah amblas duluan,” kata Agus, Senin (22/6/2026).
Ia berharap pihak pelaksana proyek segera melakukan perbaikan dan evaluasi menyeluruh agar tidak menimbulkan risiko bagi warga yang akan melintas.
“Jangan sampai nanti dipaksakan digunakan padahal kondisinya belum aman. Keselamatan masyarakat harus jadi prioritas. Apalagi ini akses penting yang menghubungkan Gunung Putri dan Klapanunggal,” ujarnya.
Menurut Agus, keberadaan jembatan darurat sangat dibutuhkan masyarakat karena selama proses rekonstruksi Jembatan Wika, mobilitas warga diperkirakan akan bergantung pada akses sementara tersebut.
Warga pun meminta pemerintah dan kontraktor pelaksana segera melakukan pengecekan teknis untuk mengetahui penyebab amblasnya jembatan serta memastikan konstruksi yang dibangun benar-benar layak dan aman digunakan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai penyebab amblasnya jembatan darurat tersebut dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.
(Pandu)







