Tuesday, July 28, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Cuaca Tak Menentu, Dinkes Bogor Imbau Warga Terapkan PHBS Cegah Penyakit Pascabencana

by Asep Saepudin Sayyev
July 10, 2025
in Kesehatan
0
Cuaca Tak Menentu, Dinkes Bogor Imbau Warga Terapkan PHBS Cegah Penyakit Pascabencana
Share on FacebookShare on Twitter

 

Cibinong, SuaraBotim.Com – Cuaca ekstrem yang belakangan ini melanda Kabupaten Bogor menyebabkan sejumlah bencana alam seperti banjir dan longsor di berbagai wilayah.

READ ALSO

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

Menyikapi hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penyebaran penyakit pascabencana.

“Kalau kondisi banjir, Dinkes ada istilah PHBS, untuk menjaga kebersihan di bidang lingkungan. Cuci tangan, jangan kontak langsung dengan banjir dan bersihkan lingkungan,” kata Sekretaris Dinas kesehatan (Dinkes) irman Gofur, Kamis (10/7/25).

Irman mengucapkan, saat terjadi banjir, masyarakat rentan terkena diare karena air dilingkungan yang kotor, sehingga membuat kotornya saluran pencernaan.

“Paling Demam Dengue dan Hepatitis dari makanan yang kotor, penyakit kulit juga bisa,” ujarnya.

Irman menyebut, pihaknya menempatkan posko ditempat yang terdampak bencana alam.

“Kalau dari sisi kasus, saya belum dapet laporan. Tidak terlalu signifikan peningkatan kasus misalkan diare dan kista,” jelasnya.

“Dampak banjir ini masih terkendali, menurut dari laporan temen-temen dilapangan,” terusnya.

Irman juga mengungkapkan, bahwa saat ini pihak Dinkes Kabupaten Bogor belum mendapat temuan masyarakat yang terkena diare.

“Kita belum ada temuan sih,” singkatnya.

Lebih lanjut, kata Irman, pihaknya tidak mendirikan posko. Tetapi, dari puskesmas tetap waspada terjadi peningkatan yang terdampak dari bencana.

“Jadi posko hanya saat waktu di Sukatani, kita dirikan posko pada saat proses pencairan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 26 kecamatan di Kabupaten Bogor terdampak bencana alam yang terjadi dalam rentang waktu 5 hingga 7 Juli 2025.

Bencana yang melanda wilayah tersebut didominasi oleh bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin kencang akibat intensitas hujan tinggi di berbagai wilayah.

Staf Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jalaludin, mengatakan bahwa data terbaru per tanggal 8 Juli 2025 pukul 12.00 WIB menunjukkan total kejadian mencapai puluhan titik di berbagai kecamatan.

“Bencana yang terjadi meliputi 53 kejadian tanah longsor, 23 banjir, 11 angin kencang, 2 pergerakan tanah, dan 3 bencana non-alam,” ujar Jalaludin saat dikonfirmasi.

(Pandu)

Tags: Dinkes Kabupaten BogorPHBS

Related Posts

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar
Kesehatan

Rudy Susmanto Resmikan Revitalisasi Puskesmas Citeureup, Berbasis CSR Senilai Rp2,4 Miliar

July 27, 2026
Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota
Kesehatan

Tekan Stunting, Alfamart Perluas Program Satu Telur Sehari ke 39 Kota

July 22, 2026
Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN
Kesehatan

Lewat Media Gathering, BPJS Kesehatan Cabang Cibinong Perkuat Edukasi JKN

June 26, 2026
‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027
Kesehatan

‎Pemkab Bogor Perkuat Program Desa Siaga TB, Target Seluruh Desa Terjangkau pada 2027

June 18, 2026
Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene
Kesehatan

Ternyata, Dari 638 SPPG di Kabupaten Bogor, Baru 40 Persen yang Punya Sertifikat Higiene

May 20, 2026
RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan
Kesehatan

RS Permata Jonggol Gelar Seminar Autoimun, Edukasi Masyarakat soal Fakta, Mitos dan Harapan Kesembuhan

May 18, 2026
Next Post
Tinjau Drainase Jalan Provinsi Cileungsi, Ini Rekomendasi Dari H. Achmad Fathoni

Tinjau Drainase Jalan Provinsi Cileungsi, Ini Rekomendasi Dari H. Achmad Fathoni

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Pulihkan Ekosistem, PPLI Tanam Pohon dan Edukasi Kelestarian Alam di Malasari
  • Wahyudi Chaniago Apresiasi Kemenangan Telak Timnas Indonesia 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari
  • Diskanak Kabupaten Bogor Tebar 10.000 Benih Ikan di Situ Tlajung Udik, Warga Diimbau Jaga Kelestarian Lingkungan
  • Polsek Gunung Putri Bongkar Jaringan Curanmor di Wanaherang, Residivis dan Penadah Ditangkap
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?