Saturday, July 18, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Desa

Guna Cegah Banjir di Beberapa Desa, Kades: Setu Gunung Putri Butuh Revitaliasai

by Asep Saepudin Sayyev
July 18, 2025
in Suara Desa
0
Guna Cegah Banjir di Beberapa Desa, Kades: Setu Gunung Putri Butuh Revitaliasai
Share on FacebookShare on Twitter

Gunung Putri, SuaraBotim.Com — Kepala Desa Gunung Putri, Daman Huri, menyoroti kondisi kritis Setu Gunung Putri yang saat ini kian memprihatinkan.

Pasalnya, Setu Gunung Putri saat ini telah mengalami pendangkalan. Setu tersebut membutuhkan pengerukan, bukan hanya pembersihan eceng gondok saja.

READ ALSO

Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya

Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini

Daman Huri mengungkapkan, bahwa sejak tahun 2020, pemerintah desa telah melayangkan surat permohonan revitalisasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Kementerian PUPR. Namun hingga kini, belum ada tindak lanjut nyata dari pihak berwenang.

“Permohonan sudah kami sampaikan sejak 2020, tapi karena pergantian menteri dan pemerintahan, tidak ada respons konkret dari provinsi maupun kementerian,” ujar Daman Huri kepada SuaraBotim.Com, Jum’at (18/7/25).

Menurutnya, selama ini hanya dilakukan pemeliharaan berupa pembersihan eceng gondok, yang dinilai tidak menyelesaikan akar permasalahan.

“Pembersihan eceng gondok itu hanya solusi sementara, tidak menyentuh persoalan pendangkalan setu secara menyeluruh,” tegasnya.

Kondisi ini pun memicu bencana banjir yang melanda tiga wilayah, yaitu Kelurahan Puspanegara, Desa Puspasari, dan Desa Gunung Putri.

Bahkan, beberapa akses jalan ke perkampungan terputus akibat luapan air. Parahnya lagi, jika pintu air dibuka secara besar, maka banjir juga akan mengancam Desa Karanggan.

Melihat kurangnya respons dari pemerintah provinsi dan pusat, tiga desa terdampak berinisiatif mengadakan rembuk bersama di Kantor Desa Gunung Putri. Dalam pertemuan tersebut, turut diundang sejumlah perusahaan yang memiliki aliran air ke Setu Gunung Putri.

“Kesimpulan utama dari pertemuan itu adalah, revitalisasi berupa pengerukan Setu Gunung Putri harus segera dilakukan. Ini solusi utama selain normalisasi aliran sungai kecil menuju setu,” kata Daman Huri.

Harapan mulai terlihat saat perwakilan dari Dinas SDA Provinsi Jawa Barat hadir langsung pada Jumat (18/7/25) untuk meninjau kondisi lapangan.

Ia berharap, hasil kunjungan tersebut dapat menjadi rekomendasi kuat kepada Gubernur Jawa Barat agar pengerukan bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Dulu, Setu Gunung Putri memiliki luas sekitar 11 hektare. Namun akibat gugatan dari salah satu perusahaan swasta pada tahun 2020, pemerintah kalah di pengadilan sehingga luas setu kini hanya tersisa 6,5 hektare.

Kondisi ini diperparah oleh pendangkalan yang semakin masif akibat penumpukan lumpur dan eceng gondok.

“Kedalaman setu saat ini ada yang hanya satu meter, bahkan di tepiannya sudah dangkal dan berubah menjadi daratan,” ungkapnya.

Ia pun mengingatkan, jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan pengerukan, bukan tidak mungkin Setu Gunung Putri akan hilang dan hanya menyisakan bahaya bagi masyarakat sekitarnya.

“Kalau tidak segera dikeruk, saya yakin korban dan dampak di tiga desa akan terus berlanjut. Kami hanya ingin pemerintah melihat ini sebagai masalah serius,” pungkasnya.

Sebelumnya, pembina Gemawana Indonesia Capung mengungkapkan, keberadaan eceng gondok yang mengendap dan membusuk turut menyumbang sedimentasi sehingga menyebabkan setu dangkal.

Ia juga menjelaskan, kedalaman Setu Gunung Putri yang dulu bisa mencapai 6 meter, kini di beberapa titik hanya sekitar 4 meter.

“Kalau hanya dilakukan manual, tidak akan maksimal. Kita berharap ada bantuan alat berat dari pemerintah provinsi untuk pengerukan,” imbuhnya.

Setu Gunung Putri sendiri kerap digunakan sebagai lokasi latihan oleh komunitas dayung dan pembinaan atlet arung jeram dari Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, Capung menyayangkan jika ikon alam ini tidak dirawat secara berkelanjutan.

Tags: Kades Gunung PutriRevitalisasi SetuSetu Gunung Putri

Related Posts

Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya
Suara Desa

Kades Sirnasari Mengundurkan Diri Usai Didemo Warganya

July 13, 2026
Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini
Suara Desa

Jembatan WIKA Gunung Putri Resmi Ditutup Bertahap Mulai Hari Ini

July 13, 2026
Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan
Suara Desa

Soal Pilkades Serentak 2027, DPMD Masih Tunggu Permendagri untuk Penyesuaian Aturan

July 3, 2026
H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama
Suara Desa

H. Udin Saputra: Menang Kalah Bukan Tujuan, Kebersamaan Pemuda Gunung Putri yang Utama

June 29, 2026
Menang atau Kalah, Kades YI Tetap Fasilitasi Katar Tlajung Udik Liburan Pasca Pertandingan
Suara Desa

Menang atau Kalah, Kades YI Tetap Fasilitasi Katar Tlajung Udik Liburan Pasca Pertandingan

June 28, 2026
‎Workshop Pengelolaan Keuangan Desa, Sekda Ajat Tekankan Transparansi APBDes
Suara Desa

‎Workshop Pengelolaan Keuangan Desa, Sekda Ajat Tekankan Transparansi APBDes

June 23, 2026
Next Post
Daman Huri: Soal Setu Gunung Putri, Kami Seperti Dipingpong Antarinstansi

Daman Huri: Soal Setu Gunung Putri, Kami Seperti Dipingpong Antarinstansi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Perbaikan Ruang Kelas Rusak di SMPN 1 Klapanunggal
  • Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani
  • DLH Kabupaten Bogor Akan Sisir Sungai Cileungsi Buntut Air Sungai Menghitam dan Berbau
  • Sungai Cileungsi di Cikuda Wanaherang Menghitam dan Berbau, Warga Minta DLH Bertindak Tegas
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?