Cibinong, SuaraBotim.Com – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Rusliandy, menegaskan bahwa penyaluran program Smart TV ke sekolah-sekolah sepenuhnya ditentukan oleh Kementerian Pendidikan.
Pihak pemerintah daerah hanya menerima tembusan terkait sekolah mana saja yang menjadi penerima bantuan.
“Itu dari kementerian, jadi sekolah mana yang mendapat bantuan Smart TV memang diidentifikasi langsung oleh kementerian. Kami hanya mendapat tembusan,” ujar Rusliandy kepada SuaraBotim.Com, Kamis (2/10/25).
Rusliandy menambahkan, saat ini sudah banyak sekolah di Kabupaten Bogor yang menerima Smart TV. Namun, jumlah pasti sekolah penerima belum bisa dipastikan karena datanya langsung dipegang oleh kementerian.
“Sudah banyak sekolah yang dapat, tapi kami belum bisa memastikan berapa jumlahnya. Untuk yang belum dapat juga kami tidak tahu, karena itu kewenangan kementerian. Kami hanya menerima tembusan,” jelasnya.
Seperti diketahui, program penyediaan Smart TV di sekolah merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk mendukung transformasi digital pendidikan.
Dengan perangkat ini, pembelajaran diharapkan lebih interaktif, efektif, dan mampu menjangkau sekolah-sekolah yang masih kekurangan tenaga pendidik.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ingin sebanyak 330.000 sekolah yang ada di seluruh Indonesia mempunyai Smart TV.
Menurut orang nomor satu di Indonesia itu, nantinya layar-layar itu dapat digunakan untuk menayangkan konten terkait pelajaran yang diajarkan di sekolah.
(Pandu)







