Wednesday, September 9, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Diduga Tercemar Limbah Pabrik, Sungai di Desa Nambo Klapanunggal Berbau dan Ikan Mati

by Arsyit Syarifudin
October 5, 2025
in Peristiwa
0
Diduga Tercemar Limbah Pabrik, Sungai di Desa Nambo Klapanunggal Berbau dan Ikan Mati

Aliran sungai di Kampung Walahir, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor yang diduga tercemar karena limbah pabrik. (Foto: tangkapan layar)

Share on FacebookShare on Twitter

Klapanunggal, SuaraBotim.Com — Aliran sungai di Kampung Walahir, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, diduga tercemar limbah dari salah satu pabrik di sekitar wilayah tersebut.

Akibat dari pencemaran itu, air sungai berubah warna, mengeluarkan bau tak sedap, dan menyebabkan ikan-ikan mati.

READ ALSO

Polres Bogor Bagikan Masker ke Warga Imbas Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Ditinggal Pemilik Antar Anak, Rumah di Cileungsi Hangus Terbakar Hebat

Salah satu warga Walahir, berinisial IC, mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui kondisi tersebut saat hendak memancing di sungai pada pagi hari.

“Tadi pagi saya ke lokasi karena mau mancing. Pas nyampe ke sungai, airnya berubah warna, baunya menyengat, dan ikan-ikan banyak yang mati,” ujarnya kepada SuaraBotim.Com, Sabtu (5/10/25).

IC menuturkan, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Pencemaran air sungai itu bahkan disebut sering terjadi, bisa seminggu sekali.

“Itu sering banget, kadang seminggu sekali. Kalau airnya udah bau, ya pasti ikan-ikan pada mati,” katanya.

Namun, ia menduga, pencemaran berasal dari salah satu gudang pabrik pengolahan sarden yang berada di sekitar aliran sungai.

“Kalau di situ pabrik yang dilewati sungai itu ada PPLI sama gudang sarden. Tapi kalau PPLI kan udah bagus, limbahnya enggak dialirkan pakai paralon ke sungai. Nah, kalau yang gudang sarden itu, gatau seperti apa,” jelasnya.

Selain itu, IC juga menyebut ada satu usaha pengolahan makanan rumahan di sekitar lokasi yang memanfaatkan bahan dari pabrik besar.

“Ada juga pengolahan semacam sosis rumahan, pakai bahan rijek dari pabrik,” katanya.

Menurut IC, warga sebenarnya sudah beberapa kali melaporkan dugaan pencemaran tersebut kepada ketua lingkungan setempat sejak tahun 2024. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

“Saya sempat lapor ke ketua lingkungan tahun 2024, tapi sampai sekarang enggak ada kelanjutannya. Mungkin warga juga takut buat lapor lebih jauh,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pencemaran sungai di Kampung Walahir tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan untuk menindaklanjuti dugaan pencemaran ini, agar tidak terus berdampak pada lingkungan dan kehidupan warga sekitar.

(PM)

Tags: Desa NamboDLH BogorGudang SardenIkan MatiKabupaten BogorKlapanunggalLimbah PabrikPencemaran Sungai

Related Posts

Polres Bogor Bagikan Masker ke Warga Imbas Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Peristiwa

Polres Bogor Bagikan Masker ke Warga Imbas Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

September 6, 2026
Ditinggal Pemilik Antar Anak, Rumah di Cileungsi Hangus Terbakar Hebat
Peristiwa

Ditinggal Pemilik Antar Anak, Rumah di Cileungsi Hangus Terbakar Hebat

September 5, 2026
Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah
Peristiwa

Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

September 5, 2026
Polres Bogor Ungkap Peredaran Merkuri Ilegal di Babakan Madang, Hampir 1 Ton Disita
Hukum dan Kriminal

Polres Bogor Ungkap Peredaran Merkuri Ilegal di Babakan Madang, Hampir 1 Ton Disita

September 4, 2026
BPBD Kabupaten Bogor Duga Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Cileungsi Akibat Kelelahan Berenang
Peristiwa

BPBD Kabupaten Bogor Duga Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Cileungsi Akibat Kelelahan Berenang

September 2, 2026
Bocah 11 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Cileungsi Gunung Putri
Peristiwa

Bocah 11 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Sungai Cileungsi Gunung Putri

September 2, 2026
Next Post
Limbah Pabrik Diduga Cemari Sungai, H. Achmad Fathoni Siap Laporkan ke DLH

Limbah Pabrik Diduga Cemari Sungai, H. Achmad Fathoni Siap Laporkan ke DLH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Dugaan Korupsi di Kabupaten Bogor, KPK: Dokumen Hasil Penggeledahan Masih Ditelaah
  • Polsek Gunung Putri Gagalkan Dugaan Tawuran Pelajar di Bojong Nangka, Lima Remaja Diamankan
  • Jaro Ade Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran di Desa Dayeuh Cileungsi
  • Rudy Susmanto Turun Langsung Tangani Kebakaran Lahan di TPAS Galuga
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?