Tuesday, September 1, 2026
Suara Botim | Bogor Timur
No Result
View All Result
  • Login
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga
No Result
View All Result
Suara Botim
No Result
View All Result
Home Suara Pendidikan

Cibinong Masuk Urutan ke-7 Anak Putus Sekolah di Kabupaten Bogor

by Arsyit Syarifudin
October 9, 2025
in Suara Pendidikan
0
Cibinong Masuk Urutan ke-7 Anak Putus Sekolah di Kabupaten Bogor

Ilustrasi anak sekolah. (Foto: Dok. SuaraBotim.Com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cibinong, SuaraBotim.Com – Kecamatan Cibinong menempati urutan ke-7 sebagai wilayah dengan jumlah anak putus sekolah terbanyak di Kabupaten Bogor.

Berdasarkan data terbaru Tahun Ajaran 2025, tercatat sebanyak 59.778 anak usia sekolah di Kabupaten Bogor terancam putus sekolah.

READ ALSO

Tingkatkan Indeks Pendidikan, Solusi Bangun Indonesia Salurkan Beasiswa ‘BISA PISAN’ untuk 500 Pelajar di 9 Desa

‎270 Siswa Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga

Informasi tersebut bersumber dari laman Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek RI yang diakses oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta, mengatakan bahwa persoalan anak putus sekolah merupakan isu nasional yang juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Memang ini sudah menjadi isu nasional. Salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan adalah rata-rata lama sekolah, dan di Kabupaten Bogor angkanya masih tergolong rendah,” ujar Yanto kepada SuaraBotim.Com, Kamis (9/10/25).

Yanto menjelaskan, salah satu upaya untuk menekan angka putus sekolah adalah mendorong anak-anak yang tidak bersekolah agar mau kembali belajar, baik di jalur formal maupun non-formal.

“Untuk usia produktif, kami arahkan agar kembali ke sekolah formal seperti SMP atau SMA. Sementara untuk yang sudah di atas usia sekolah, kami tempatkan di PKBM di setiap kecamatan,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan anak putus sekolah tidak bisa dilakukan oleh Dinas Pendidikan semata. Diperlukan sinergi antara berbagai pihak, mulai dari kecamatan, desa, kelurahan hingga RT dan RW.

“Tahun ini kami fokus pada pendataan dulu. Kami bekerja sama dengan pihak kecamatan dan desa untuk mendata anak-anak yang tidak sekolah agar nantinya bisa didorong kembali ke sekolah,” katanya.

Yanto menambahkan, faktor penyebab anak putus sekolah di Kabupaten Bogor beragam. Selain karena minat belajar yang rendah, banyak pula yang terkendala faktor ekonomi dan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Ada anak-anak yang memang tidak mau sekolah, ada juga yang karena faktor ekonomi. Selain itu, ada yang tidak diterima di sekolah negeri lalu memilih menunggu tahun berikutnya, sehingga akhirnya tidak melanjutkan sekolah,” tutupnya.

(Pandu)

Tags: Anak Putus SekolahCibinongDisdik BogorIsu NasionalPKBMPPDBRata-rata Lama SekolahYanto Pradipta

Related Posts

Tingkatkan Indeks Pendidikan, Solusi Bangun Indonesia Salurkan Beasiswa ‘BISA PISAN’ untuk 500 Pelajar di 9 Desa
Suara Pendidikan

Tingkatkan Indeks Pendidikan, Solusi Bangun Indonesia Salurkan Beasiswa ‘BISA PISAN’ untuk 500 Pelajar di 9 Desa

August 24, 2026
‎270 Siswa Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga
Suara Pendidikan

‎270 Siswa Jadi Angkatan Pertama Sekolah Rakyat Permanen Jasinga

August 21, 2026
Renovasi SDN 01 Cileuksa Diresmikan, Jaro Ade Soroti Pentingnya Investasi Pendidikan
Suara Pendidikan

Renovasi SDN 01 Cileuksa Diresmikan, Jaro Ade Soroti Pentingnya Investasi Pendidikan

August 14, 2026
Mathla’ul Anwar Rayakan Milad ke-110 di Kabupaten Bogor, Tegaskan Komitmen Perkuat Peran di Masyarakat
Suara Pendidikan

Mathla’ul Anwar Rayakan Milad ke-110 di Kabupaten Bogor, Tegaskan Komitmen Perkuat Peran di Masyarakat

August 12, 2026
Pasca Banjir, Siswa SMP Insani Sorkam Belajar di Kelas Darurat
Suara Pendidikan

Pasca Banjir, Siswa SMP Insani Sorkam Belajar di Kelas Darurat

August 10, 2026
Penanganan Anjal di Kabupaten Bogor: Dinsos Lakukan Penertiban hingga Reunifikasi Keluarga
Suara Pendidikan

Jelang MPLS, Sekolah Rakyat Jasinga Krisis Air Bersih

August 10, 2026
Next Post
Kritik Keras Menteri LH Atas Penyegelan Kawasan Wisata Puncak, H. Mulyadi: Membabi Buta!

Kritik Keras Menteri LH Atas Penyegelan Kawasan Wisata Puncak, H. Mulyadi: Membabi Buta!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Suara Botim | Bogor Timur

Suara Bogor yang inspiratif, inovatif dan keratif. Terpercaya Terlengkap Seputar Politik, Ekonomi, Travel, Teknologi, Otomotif dan Olahraga.

Follow us

Categories

  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Life & Style
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Suara Bogor
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Uncategorized
  • Wisata dan Kuliner

Recent Posts

  • Bunuh Pria di Pasar Cibinong Pakai Sajam, Warga Pakansari Terancam 15 Tahun Penjara
  • Bupati Rudy Susmanto Angkat Bicara Usai Tiga Kantor di Kabupaten Bogor Digeledah KPK
  • Perkuat Penegakan dan Perkada, Serta Penanganan Gangguan Trantibum
  • Marak Tawuran Pelajar di Kabupaten Bogor, KPAD Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
  • Redaksi
  • Karir
  • Info Iklan

© 2025 Suara Botim.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Suara Desa
  • Suara Pendidikan
  • Suara Bogor
  • Peristiwa
  • Wisata dan Kuliner
  • Hukum dan Kriminal
  • Kesehatan
  • Olahraga

© 2025 Suara Botim.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?